BREAKINGNEWS

TNI-Brimob Berdamai Usai Insiden Penikaman di Labuan Bajo, Jalur Pidana Dikesampingkan

TNI-Brimob Berdamai Usai Insiden Penikaman di Labuan Bajo, Jalur Pidana Dikesampingkan
TNI-Brimob Berdamai Usai Insiden Penikaman di Labuan Bajo, Jalur Pidana Dikesampingkan

Labuan Bajo, MI– Kasus penikaman terhadap empat anggota Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga dilakukan oleh tiga prajurit TNI Angkatan Darat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, akhirnya diselesaikan melalui jalur damai. Kedua institusi sepakat mengakhiri perselisihan tanpa proses pidana dan memilih penyelesaian secara internal.

Kesepakatan damai tersebut dicapai dalam mediasi yang melibatkan perwakilan Kompi 1 Yon B Pelopor Satbrimob Polda NTT dan Kodim 1630/Manggarai Barat. Perdamaian ditandai dengan penandatanganan Surat Pernyataan Perdamaian yang difasilitasi Polres Manggarai Barat.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan mengganggu hubungan baik antara TNI dan Polri yang selama ini terjalin di wilayah tersebut.

"Pertemuan ini menunjukkan bahwa sinergitas TNI-Polri di Manggarai Barat tetap kuat dan tidak dapat diganggu oleh kesalahpahaman yang terjadi. Kami sepakat menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif," kata Christian dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).

Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak menyatakan persoalan selesai secara kekeluargaan dan tidak akan dibawa ke ranah hukum pidana. Adapun terhadap anggota yang terlibat, proses pembinaan dan penegakan disiplin akan dilakukan oleh institusi masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.

Christian menilai penyelesaian damai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan di Labuan Bajo yang saat ini menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas nasional.

"Labuan Bajo adalah etalase pariwisata Indonesia di mata dunia. Karena itu, keamanan, kedamaian, dan persaudaraan harus terus kita jaga bersama demi memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan para wisatawan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap gesekan atau kesalahpahaman antaraparat harus diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah demi menjaga soliditas kedua institusi.

"Perbedaan pendapat atau kesalahpahaman dapat diselesaikan dengan komunikasi dan musyawarah. Yang terpenting adalah menjaga persatuan, memperkuat sinergitas, dan memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman," tegas Christian.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

TNI-Brimob Berdamai Usai Insiden Penikaman di Labuan Bajo, J | Monitor Indonesia