Tuban, MI – Kecelakaan kerja tragis merenggut nyawa seorang pekerja lansia di sebuah penggilingan padi di Dusun Gumeng, Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kondo (78) ditemukan tewas setelah diduga terjatuh ke dalam silo penampungan sekam padi saat menjalani pekerjaan lembur.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dasar silo dengan posisi terlentang dan hampir seluruh tubuhnya tertimbun sekam padi. Penemuan itu mengakhiri pencarian rekan-rekan kerjanya yang sempat kehilangan jejak korban sejak siang hari.
Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, menjelaskan korban berangkat bekerja sekitar pukul 05.00 WIB. Setibanya di lokasi, korban langsung menuju area penampungan sekam tanpa sempat melakukan absensi.
"Korban diketahui sedang menjalani lembur karena tingginya aktivitas pengolahan gabah di lokasi penggilingan," ujar Siswanto.
Sebelum kejadian, korban menjalankan tugas rutinnya mengisi sekam padi kering ke corong elevator. Setelah itu, ia naik ke bagian atas silo yang saat itu masih beroperasi menggunakan elevator bertenaga listrik.
Namun, keberadaan korban mulai dipertanyakan saat jam istirahat siang. Rekan kerja yang mencari tidak berhasil menemukannya. Baru menjelang sore, saat pencarian kembali dilakukan sebelum para pekerja pulang, tubuh korban ditemukan di dasar silo.
"Salah satu saksi yang naik ke tangga bagian atas silo melihat korban sudah terlentang di bawah dan tubuhnya tertutup sekam hingga bagian kepala," kata Siswanto.
Petugas kepolisian bersama tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jenazah. Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korban terjatuh ke dalam silo dan kemudian tertimbun sekam hingga mengalami kekurangan oksigen.
Selain itu, petugas menemukan sejumlah luka berupa memar dan lecet di beberapa bagian tubuh akibat benturan. Meski demikian, polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal.
"Diduga korban meninggal akibat kecelakaan kerja setelah terjatuh ke dalam silo sekam. Tidak ditemukan unsur kekerasan pada tubuh korban," tegas Siswanto.**
