Bolaang Mongondow Utara, MI - Insiden tragis menimpa anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Briptu Exel Mamuli. Ia meninggal dunia setelah tertembak peluru yang dilepaskan rekan sesama polisi saat menjalankan tugas mengamankan keributan.
Peristiwa itu terjadi saat Tim URC Polres Bolmut menangani bentrokan bersenjata tajam di Desa Paku Induk, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.
Duka mendalam menyelimuti ruang pemulasaraan jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Tangis keluarga pecah saat memberikan penghormatan terakhir kepada Briptu Exel sebelum jenazah diberangkatkan ke kampung halamannya di Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, untuk dimakamkan.
Insiden bermula pada Minggu (28/6/2026), ketika Tim URC menerima laporan keributan yang melibatkan senjata tajam. Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku dan membawanya ke mobil patroli.
Saat Briptu Exel meminta keterangan dari pelaku yang telah diamankan, seorang pelaku lain tiba-tiba muncul dari belakang sambil membawa senjata tajam. Pelaku diduga hendak menyerang Briptu Exel.
Melihat anggotanya dalam bahaya, Ketua Tim URC, Brigpol RT, mengambil tindakan dengan melepaskan tembakan menggunakan senjata api. Namun nahas, peluru tersebut justru mengenai dada kanan Briptu Exel hingga membuatnya roboh.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, menjelaskan bahwa saat petugas tiba di lokasi, satu orang berhasil diamankan, sementara dua lainnya melakukan perlawanan.
Dalam upaya menghentikan ancaman tersebut, ketua tim mengambil keputusan untuk menembak, tetapi peluru justru mengenai rekan sendiri.
Begitu menyadari Briptu Exel tertembak, Brigpol RT langsung berupaya memberikan pertolongan. Di tengah situasi yang kacau, dua pelaku yang masih melakukan perlawanan berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Bolaang Mongondow Utara untuk mendapat penanganan medis. Namun, nyawa Briptu Exel tak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka tembak yang dideritanya.
Hingga kini, kasus dugaan salah tembak tersebut masih didalami Polres Bolaang Mongondow Utara. Anggota polisi yang melepaskan tembakan telah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi lengkap sekaligus memastikan penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa Briptu Exel Mamuli.
