BREAKINGNEWS

Beasiswa ke Inggris, 10 Siswa Terbaik Sekolah Maung Kuliah di University of Nottingham

Beasiswa ke Inggris, 10 Siswa Terbaik Sekolah Maung Kuliah di University of Nottingham
Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyafi bersama siswa SMA Jawa Barat.

Bandung, MI– Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka peluang pendidikan internasional bagi guru dan siswa terbaik Sekolah Manusia Unggul (Sekolah Maung). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan program pelatihan ke Inggris untuk guru berprestasi serta beasiswa kuliah di University of Nottingham bagi 10 siswa terbaik.

Program tersebut merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan University of Nottingham yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkenalkan budaya Sunda di tingkat internasional.

Dedi Mulyadi mengatakan, guru terbaik Sekolah Maung akan dipilih untuk mengikuti program pembelajaran selama minimal tiga bulan di Inggris. Selama mengikuti pelatihan, para guru akan mempelajari sistem pendidikan di perguruan tinggi luar negeri.

"Guru yang terbaik dari mereka akan saya pilih studi di Inggris minimal tiga bulan untuk belajar. Untuk memahami bahwa sistem pembelajaran di universitas besar luar negeri tidak semata-mata selalu tentang teknologi digital," ujar Dedi.

Tak hanya bagi tenaga pendidik, Pemprov Jabar juga menyediakan beasiswa bagi 10 siswa terbaik Sekolah Maung untuk melanjutkan pendidikan di University of Nottingham.

Menurut Dedi, kerja sama tersebut juga mencakup pertukaran budaya. Bahasa Sunda, sejarah, dan peradaban Sunda akan diperkenalkan kepada masyarakat akademik di Inggris sebagai bagian dari kolaborasi kedua pihak.

"Hari ini kita melakukan MoU antara Pemerintah Jawa Barat dan kampus. Di dalamnya ada kerja sama untuk saling mengenalkan budaya. Bahasa Sunda dan sejarah peradaban Sunda ingin menjadi bagian yang dikenalkan di Nottingham," katanya.

Selain program beasiswa, Dedi mengungkapkan rencana membangun Institut Siliwangi, sebuah lembaga yang diproyeksikan menjadi pusat kajian dan pengenalan budaya serta peradaban Sunda kepada dunia internasional.

Ia menegaskan kemajuan sumber daya manusia tidak harus mengorbankan identitas budaya daerah.

"Saya ingin memberikan pembelajaran kepada masyarakat Jawa Barat bahwa kita bisa maju dengan tetap berkebudayaan," tegasnya.

Melalui berbagai program tersebut, Pemprov Jawa Barat berharap akses pendidikan bagi guru dan siswa semakin luas hingga ke tingkat global, sekaligus memperkuat pelestarian budaya Sunda di kancah internasional.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Beasiswa ke Inggris, 10 Siswa Terbaik Sekolah Maung Kuliah d | Monitor Indonesia