BREAKINGNEWS

Purnawirawan AKBP Jadi Otak Komplotan Debt Collector, Polisi Bongkar Modus

Purnawirawan AKBP Jadi Otak Komplotan Debt Collector, Polisi Bongkar Modus
SG Purnawirawan Polri yang terlibat Debt Collector,

Lampung, MI— Polda Lampung membongkar praktik perampasan kendaraan yang melibatkan seorang purnawirawan Polri berpangkat AKBP berinisial SG. 

Mantan perwira tersebut diduga menjadi otak komplotan debt collector yang menggunakan aplikasi di telepon genggam untuk melacak dan menentukan target kendaraan sebelum melakukan penghadangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Indra Hermawan menjelaskan, SG bertugas memeriksa data kendaraan melalui aplikasi untuk memastikan nomor polisi asli dan mencocokkannya dengan daftar kendaraan yang menjadi target perusahaan pembiayaan.

“Modusnya menggunakan aplikasi di handphone untuk mengetahui nomor polisi kendaraan, memastikan bukan pelat palsu, lalu dicocokkan apakah kendaraan tersebut merupakan target,” kata Indra.

Setelah target dipastikan sesuai, anggota komplotan bergerak dengan peran masing-masing. Ada yang mendatangi korban dan masuk ke dalam mobil, sementara pelaku lain mengikuti dari belakang hingga memalang laju kendaraan.

“Semua sudah berbagi peran. Ada yang mengoperasikan aplikasi, ada yang mendatangi korban, ada yang mengikuti dari belakang dan melakukan penghadangan,” ujarnya.

Kasus ini bermula pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 17.45 WIB di kawasan Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. Korban yang mengendarai Mitsubishi Pajero Sport hitam tahun 2022 didatangi enam orang saat berada di area parkir sebuah butik di Jalan Kartini.

Para pelaku diduga merampas kendaraan sambil melontarkan ancaman kepada korban. Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat dan menangkap keenam pelaku pada malam yang sama sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah kantor pembiayaan kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap enam tersangka dan barang bukti yang disita, penyidik menemukan indikasi bahwa komplotan tersebut bukan baru sekali melakukan aksi serupa.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan adanya korban-korban lain maupun TKP lainnya yang diduga melibatkan kelompok ini,” ungkap Indra.

Penyidik kini masih menginventarisasi jumlah korban dan lokasi kejadian lain yang diduga terkait dengan jaringan tersebut.

Polda Lampung menegaskan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan debt collector lain yang menggunakan pola serupa.

“Kami masih mendalami sudah berapa korban dan berapa TKP yang berkaitan dengan kelompok ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami simpulkan,” tandas Indra.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Purnawirawan AKBP Jadi Otak Komplotan Debt Collector, Polisi | Monitor Indonesia