Katingan, MI– Tim gabungan berhasil menangkap seorang pria berinisial SA yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota Polri hingga menewaskan Aipda Yudhi Perdana Putra saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
SA diringkus di sebuah lanting sedot emas di Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, Jumat (3/7/2026). Berdasarkan informasi kepolisian, penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan SA dalam aksi penyerangan yang menewaskan Aipda Yudhi.
"Benar, yang bersangkutan sudah diamankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami dugaan keterlibatannya," kata Dodik.
Polisi menegaskan penangkapan SA belum mengakhiri penyelidikan. Aparat masih memburu sejumlah terduga pelaku lain yang diduga ikut menyerang personel kepolisian dalam operasi pemberantasan narkoba tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Budi Rachmat mengatakan penyidik terus mengembangkan kasus dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa para saksi untuk mengungkap peran masing-masing pelaku.
"Proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh dengan mengumpulkan alat bukti serta memeriksa para saksi guna memastikan peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut," ujar Budi.
Insiden berdarah itu terjadi ketika aparat kepolisian menggelar operasi pemberantasan narkoba di wilayah pedalaman Kabupaten Katingan. Dalam penyerangan tersebut, Aipda Yudhi gugur saat menjalankan tugas negara.
Polda Kalimantan Tengah memastikan proses pengejaran terhadap pelaku lainnya masih terus dilakukan. Polisi menegaskan seluruh pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami akan mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas setiap pihak yang terbukti terlibat," tegas Budi.**
