Pati, MI– Kekecewaan warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terhadap kondisi jalan yang rusak parah akhirnya memuncak.
Setelah puluhan tahun tak kunjung diperbaiki, warga menggelar aksi protes dengan cara tak biasa, yakni mengisi lubang jalan dengan air lalu menebarkan ikan lele sebagai simbol sindiran kepada pemerintah.
Aksi yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) itu langsung menarik perhatian pengguna jalan. Warga bahkan memasang spanduk bertuliskan "Ini Jalan atau Kolam Lele" sebagai bentuk kritik terhadap lambannya penanganan infrastruktur.
Jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Godo dengan Kecamatan Winong dan Kecamatan Pucakwangi. Kondisinya dipenuhi lubang besar, terutama di sekitar permukiman warga, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengendara.
Salah seorang warga, Lasno, mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung selama puluhan tahun tanpa perbaikan yang berarti. Menurutnya, banyak pengendara menjadi korban akibat kondisi jalan yang memprihatinkan.
"Ini sudah puluhan tahun jalan rusak enggak diperbaiki, dari periode Bapak Tasiman sampai sekarang. Sudah banyak warga yang jatuh, makanya hari ini warga menabur ikan di kubangan jalan," kata Lasno.
Ia menegaskan jalan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur mobilitas masyarakat sekaligus penopang aktivitas ekonomi warga. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera turun tangan sebelum kembali memakan korban.
Lasno juga mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Candra, agar tidak lagi menunda perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
"Kami berharap Bapak Plt Bupati Risma Ardhi Candra segera memperbaiki jalan yang rusak ini karena sudah terlalu lama dibiarkan," tegasnya.**
