Indramayu, MI – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Jalur Pantura, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Minggu (12/7/2026), total korban jiwa mencapai 10 orang, sementara delapan korban lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarief mengatakan, dari total korban meninggal, tiga orang tewas di lokasi kejadian, sedangkan tujuh lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
"10 orang meninggal dunia, dua luka berat dan enam luka ringan," ujar AKP Undang Syarief.
Ia menjelaskan, tiga korban meninggal seketika di lokasi kecelakaan, sedangkan tujuh korban lainnya tidak berhasil diselamatkan meski telah mendapatkan penanganan medis.
"Meninggal dunia di TKP tiga orang, sementara di rumah sakit tujuh orang," jelasnya.
Kecelakaan tragis yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) itu melibatkan tiga kendaraan, yakni sebuah mobil pikap, truk wing box, dan truk los bak. Benturan keras menyebabkan banyak korban berjatuhan dan memicu kepadatan arus lalu lintas di jalur Pantura.
Petugas kepolisian bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi korban serta menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, penyidik Satlantas Polres Indramayu masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mendalami penyebab pasti kecelakaan yang merenggut sedikitnya 10 nyawa tersebut.
Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengungkap kronologi lengkap insiden maut itu.**
