Deli Serdang, MI– Tragedi tabrakan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus memakan korban. Setelah sebelumnya dilaporkan menewaskan dua orang, jumlah korban meninggal kini bertambah menjadi empat orang.
Di tengah bertambahnya korban jiwa, seorang anak berusia 11 tahun masih berjuang kritis akibat pendarahan hebat di kepala.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan mengungkapkan menerima enam korban dari kecelakaan maut tersebut. Satu korban tiba dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan lima lainnya masih menjalani perawatan intensif dengan berbagai tingkat cedera.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan mayoritas korban mengalami patah tulang pada tangan dan kaki serta luka lecet di sejumlah bagian tubuh akibat benturan keras.
"Korban kecelakaan di Sibolangit ada enam orang, terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki. Salah satunya merupakan anak-anak," kata Rosario, Jumat (17/7/2026).
Rosario mengungkapkan kondisi paling memprihatinkan dialami korban anak berusia 11 tahun yang mengalami pendarahan serius di bagian kepala sehingga harus mendapatkan penanganan intensif.
"Untuk pasien anak mengalami pendarahan yang cukup hebat di bagian kepala," ujarnya.
Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di jalur pegunungan Sibolangit setelah sebuah truk pengangkut galon air mineral diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya. Benturan beruntun menyebabkan kendaraan rusak parah, bahkan beberapa di antaranya terguling di badan jalan.
Polisi telah mengamankan sopir dan kernet truk untuk menjalani pemeriksaan guna mengusut penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut.
Empat korban meninggal dunia masing-masing adalah Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.
Sementara itu, korban yang masih dirawat di RSUP Adam Malik antara lain Rafika Lince (41), Harta Ulina (50), Seventri Amandasari Manihuruk (27), Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23). Selain itu, dua korban lain menjalani perawatan di puskesmas setempat.**
