BREAKINGNEWS

Karhutla Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Lahan Terbakar, Empat Helikopter Dikerahkan

Karhutla Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Lahan Terbakar, Empat Helikopter Dikerahkan
Karhutla Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Lahan Terbakar, Empat Helikopter Dikerahkan

Palembang, MI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus meluas dan memaksa tim gabungan mengintensifkan operasi pemadaman melalui jalur darat maupun udara. Sejumlah titik api masih bertahan, terutama di Kabupaten Banyuasin dan Ogan Ilir, meski ratusan kali water bombing telah dilakukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menyebut empat helikopter dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, dan Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir. Namun hingga akhir operasi, kedua lokasi masih mengeluarkan asap.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan upaya pemadaman terus dilanjutkan karena api belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.

"Hingga akhir pemadaman sore kemarin oleh helikopter water bombing, karhutla di Rantau Bayur dan Pemulutan masih berasap," ujar Sudirman, Jumat (31/7/2026).

Di Rantau Bayur, tiga helikopter telah melakukan 147 kali water bombing untuk memadamkan kebakaran di lahan seluas sekitar 2 hingga 3 hektare. Sementara di Pemulutan, satu helikopter menjatuhkan air sebanyak 52 kali pada area yang terbakar seluas 5 hingga 7 hektare.

Selain operasi udara, pemadaman darat juga dilakukan oleh personel gabungan BPBD Sumsel, BPBD Ogan Ilir, TNI, Polri, dan Manggala Agni. Hingga kini, sekitar 4 hektare lahan di Pemulutan berhasil dipadamkan.

Kondisi lebih berat dihadapi tim gabungan di Muara Medak, Musi Banyuasin, di mana kebakaran melanda lahan gambut dengan luas mencapai 20 hektare. Pemadaman dibantu helikopter milik Sinarmas serta hujan yang turun pada sore hari.

"Lahan yang terbakar di Muara Medak ini terjadi di lahan gambut tebal. Pemadaman dan pendinginan terus dilaksanakan oleh tim gabungan," kata Sudirman.

Sementara itu, kabar baik datang dari sejumlah wilayah lain. Karhutla di Sekayu (Musi Banyuasin) dan Jejawi (Ogan Komering Ilir) yang masing-masing membakar sekitar 1 hektare lahan telah berhasil dipadamkan.

Begitu pula kebakaran di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim, yang sebelumnya berlangsung sejak 24 Juli 2026. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah menghanguskan sekitar 8,5 hektare lahan.

Meluasnya karhutla terjadi seiring meningkatnya jumlah titik panas (hotspot) di Sumatera Selatan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat provinsi ini kembali menjadi salah satu wilayah yang paling rawan kebakaran hutan dan lahan menjelang puncak musim kemarau.

Pemerintah daerah bersama satgas gabungan kini terus mengoptimalkan patroli, pemadaman, dan pendinginan di sejumlah titik untuk mencegah kebakaran meluas serta mengantisipasi dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas penerbangan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Karhutla Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Lahan Terbakar, Empat Helikopter Dikerahkan | Monitor Indonesia