BREAKINGNEWS

Suhu Turun hingga 2 Derajat, TNI Kerahkan 8 Helikopter Salurkan Bantuan ke Pedalaman Papua

Suhu Turun hingga 2 Derajat, TNI Kerahkan 8 Helikopter Salurkan Bantuan ke Pedalaman Papua
Suhu Turun hingga 2 Derajat, TNI Kerahkan 8 Helikopter Salurkan Bantuan ke Pedalaman Papua

Papua Tengah, MI – Ribuan warga di tiga distrik di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menghadapi ancaman krisis pangan akibat cuaca ekstrem dengan suhu yang turun hingga 2 derajat Celsius. Untuk mempercepat penanganan, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menggelar operasi kemanusiaan dengan mengerahkan delapan helikopter guna menyalurkan bantuan logistik ke wilayah yang sulit dijangkau.

Operasi yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) itu melibatkan helikopter milik TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara untuk mengangkut bahan makanan, kebutuhan pokok, serta personel pengamanan menuju daerah terdampak.

Misi kemanusiaan tidak hanya menghadapi medan pegunungan yang berada di ketinggian sekitar 9.200 kaki di atas permukaan laut, tetapi juga dibayangi potensi gangguan keamanan dari kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang masih beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Untuk menjamin kelancaran distribusi bantuan, TNI menurunkan personel Satgas Pasgat dan Koops TNI Habema guna mengamankan bandara-bandara perintis serta wilayah permukiman warga.

Tiga distrik yang menjadi prioritas penyaluran bantuan yakni Agandugume, Lambewi, dan Oneri. Sejak Juni 2026, ketiga wilayah tersebut dilaporkan mengalami cuaca ekstrem dengan suhu berkisar antara 2 hingga 9 derajat Celsius, kondisi yang berdampak pada aktivitas masyarakat sekaligus mengganggu ketersediaan bahan pangan.

Pemerintah Kabupaten Puncak telah menetapkan status tanggap darurat. Namun, distribusi bantuan sebelumnya terkendala oleh medan yang berat, cuaca yang tidak menentu, serta faktor keamanan.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa keselamatan warga dan kelancaran distribusi bantuan menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.

"Kami memastikan pengamanan seluruh bandara telah dilakukan sehingga bantuan pemerintah dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak," ujar Lucky Avianto.

Menurutnya, pengamanan jalur distribusi menjadi langkah penting agar bantuan pangan dan logistik dapat diterima masyarakat tepat waktu tanpa terganggu situasi keamanan di wilayah pedalaman.

Operasi kemanusiaan ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di kawasan Puncak, sehingga warga yang terdampak cuaca ekstrem dapat segera memperoleh bantuan yang dibutuhkan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Suhu Turun hingga 2 Derajat, TNI Kerahkan 8 Helikopter Salurkan Bantuan ke Pedalaman Papua | Monitor Indonesia