Konawe, MI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pharmatik Universitas Halu Oleo (UHO) terus mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi berbasis ilmu kefarmasian. Kali ini, mahasiswa menggelar sosialisasi pembuatan facial mist berbahan dasar lidah buaya (aloe vera) dan air mawar di Balai Desa Pohara, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada optimalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) agar tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman herbal, tetapi juga dapat diolah menjadi produk perawatan kulit alami yang aman, praktis, dan bernilai ekonomis.
Lidah buaya dipilih sebagai bahan utama karena merupakan salah satu tanaman TOGA yang telah dibudidayakan bersama masyarakat Desa Pohara melalui program kerja Mahasiswa KKN Tematik Pharmatik UHO. Tanaman ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan kulit serta mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Koordinator Mahasiswa KKN Tematik Pharmatik UHO mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi ilmu kefarmasian yang dikembangkan dalam bentuk edukasi dan pelatihan kepada masyarakat.
"Kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan tanaman TOGA yang tersedia di sekitar rumah menjadi produk yang bermanfaat. Selain dapat digunakan sebagai perawatan kulit alami, facial mist ini juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk rumahan yang bernilai ekonomi," ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memberikan demonstrasi secara langsung mulai dari proses pengambilan gel lidah buaya, pencampuran dengan air mawar, hingga teknik pengemasan dan penyimpanan agar produk tetap higienis serta aman digunakan.
Peserta yang didominasi ibu rumah tangga dan remaja putri terlihat antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Mereka juga aktif berdiskusi mengenai manfaat, cara penggunaan, hingga peluang pengembangan produk berbasis TOGA sebagai usaha skala rumah tangga.
Selain praktik pembuatan, peserta memperoleh edukasi mengenai manfaat kandungan alami lidah buaya dan air mawar yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit, memberikan sensasi segar, meredakan iritasi ringan, serta mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Tematik Pharmatik UHO berharap masyarakat Desa Pohara mampu mengembangkan hasil budidaya TOGA menjadi produk yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui pengolahan produk berbasis potensi lokal.
Program tersebut juga menjadi wujud komitmen mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu kefarmasian di tengah masyarakat serta mendukung pemberdayaan desa melalui inovasi yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan.
