BREAKINGNEWS

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing
Kebakaran di Gunung Bromo.

Malang, MI – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo terus meluas hingga memaksa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua helikopter water bombing.

Langkah ini diambil karena sebagian besar titik api berada di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau oleh tim pemadam dari darat.

Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan upaya pemadaman melalui jalur darat masih terus dilakukan. Namun, kondisi medan yang curam dan terjal membuat petugas kesulitan menjangkau lokasi kebakaran sehingga dukungan udara menjadi pilihan utama.

"Satgas darat sudah berupaya melakukan pemadaman, tetapi banyak titik api berada di lokasi yang sangat sulit dijangkau. Karena itu kami mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu proses pemadaman," kata Suharyanto.

Dua helikopter tersebut akan segera dioperasikan untuk menekan penyebaran api. BNPB juga akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna mengevaluasi apakah jumlah armada udara yang diterjunkan sudah mencukupi atau perlu ditambah.

"Sementara kami kerahkan dua unit. Setelah melihat kondisi di lapangan akan dilakukan asesmen apakah perlu penambahan armada. Berdasarkan pengalaman kebakaran tahun 2023, dua helikopter cukup efektif membantu memadamkan api di kawasan Bromo," ujarnya.

Selain operasi udara, BNPB telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menyiapkan operasi modifikasi cuaca. Namun hingga kini langkah tersebut belum dapat dilakukan karena belum tersedia awan hujan yang memenuhi syarat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG, tetapi sampai saat ini belum ada pertumbuhan awan hujan sehingga operasi modifikasi cuaca belum bisa dilaksanakan," jelas Suharyanto.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengungkapkan kobaran api kini telah merambat dari kawasan Bukit Jantur atau Bantengan di wilayah Probolinggo menuju perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare, dengan vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar.

"Titik api terus meluas menuju perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sudah mencapai sekitar 50 hektare," ujar Sadono.

Hingga kini, tim gabungan masih berupaya mengendalikan api dengan membuat sekat bakar serta melakukan penyemprotan menggunakan armada milik Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) dan BPBD Jawa Timur.

Demi keselamatan masyarakat dan kelancaran operasi pemadaman, BB TNBTS juga menutup sementara akses wisata Gunung Bromo melalui Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kebakaran yang terus meluas menjadi peringatan serius akan tingginya risiko kebakaran hutan pada musim kemarau. Selain mengancam ekosistem pegunungan, api juga berpotensi mengganggu aktivitas pariwisata di salah satu destinasi unggulan Indonesia tersebut apabila tidak segera dikendalikan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing | Monitor Indonesia