Palu, MI – Warga Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di perairan Pantai Lere, Kamis (6/8/2026) pagi.
Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga sempat dicabik dua ekor buaya.
Kapolsek Palu Barat, Iptu Irfan Muzakar, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
"Benar ada penemuan mayat berjenis kelamin perempuan. Namun hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui," ujar Irfan.
Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 08.55 Wita ketika seorang anggota polisi yang melintas melihat kerumunan warga di sekitar pantai. Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali terlihat mengapung saat dua ekor buaya sedang mencabik tubuhnya.
"Orang yang pertama kali menemukan korban mengaku melihat dua ekor buaya sedang mencabik-cabik jenazah tersebut," katanya.
Saat dievakuasi, korban ditemukan tanpa busana dengan kondisi tubuh mengalami kerusakan parah, termasuk bagian perut yang telah terburai. Aparat kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian dan meminta warga menjauh untuk memudahkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Inafis Polresta Palu bersama Dokkes Polda Sulawesi Tengah kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum membawa jenazah ke RS Bhayangkara Palu untuk proses identifikasi dan autopsi.
"Kami mengamankan TKP, kemudian menghubungi Unit Inafis dan Dokkes untuk melakukan penanganan lebih lanjut," jelas Irfan.
Polisi menegaskan penyelidikan masih berlangsung. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban diminta segera melapor guna membantu proses identifikasi dan pengungkapan kasus.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas korban agar segera menghubungi pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan," pungkasnya.**
