Padang, MI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Barat mulai Sabtu (8/8/2026) hingga Selasa (11/8/2026). Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter sehingga berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur, Aldion Setiawan, mengatakan wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi meliputi perairan Agam-Pasaman Barat, perairan barat dan timur Kepulauan Mentawai, perairan Padang–Padang Pariaman, hingga perairan Pesisir Selatan.
"Potensi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter diperkirakan terjadi di Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Padang-Padang Pariaman, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, Perairan Timur Siberut, dan Perairan Timur Sipora," ujar Aldion.
Selain gelombang tinggi, BMKG juga memperkirakan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah perairan tersebut. Kondisi cuaca diprediksi bervariasi, mulai dari cerah berawan, berawan, hingga hujan ringan.
Angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara hingga timur dengan kecepatan 2-14 knot. Kombinasi angin dan tinggi gelombang tersebut berpotensi memengaruhi keselamatan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan, kapal tongkang, dan kapal berukuran kecil.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar meningkatkan kewaspadaan, terus memantau perkembangan prakiraan cuaca, serta mempertimbangkan kondisi laut sebelum melakukan pelayaran demi menghindari risiko kecelakaan di perairan.**
