BREAKINGNEWS

Karhutla 50 Hektare Mengamuk di Muaro Jambi, 300 Personel dan 3 Helikopter Dikerahkan

Karhutla 50 Hektare Mengamuk di Muaro Jambi, 300 Personel dan 3 Helikopter Dikerahkan
Karhutla 50 Hektare di Jambi, petugas berjibaku memadamkan api.

Jambi, MI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan gambut seluas sekitar 50 hektare di Desa Persiapan Air Merah, pemekaran Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Api yang muncul di sejumlah titik sejak Rabu (5/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026) masih terus ditangani tim gabungan. Kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman tidak mudah dan membutuhkan penanganan intensif agar api tidak kembali meluas.

Polda Jambi bersama Satuan Tugas (Satgas) Karhutla terus melakukan operasi pemadaman di lokasi. Tiga helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing guna menjangkau titik-titik api yang sulit ditangani dari darat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia mengatakan petugas masih berjibaku memadamkan api yang membakar kawasan tersebut.

“Kami dari Polda Jambi bersama tim Satgas Karhutla sejak Rabu (5/8/2026) lalu sampai saat ini masih terus berupaya memadamkan api yang membakar lahan gambut di daerah itu," katanya.

Selain operasi pemadaman dari udara, sekitar 300 personel dikerahkan ke lapangan. Mereka bertugas memadamkan api, melakukan pendinginan, sekaligus memastikan bara yang tersisa tidak kembali menjadi titik kebakaran baru.

Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan personel telah bekerja selama tiga hari untuk mengendalikan kebakaran tersebut.

“Sebanyak 300 personel kami turunkan untuk menangani kebakaran ini. Kami terus berupaya agar api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas ke area lainnya," lanjutnya.

Petugas masih menyisir sejumlah lokasi yang ditemukan bara api. Proses pendinginan dilakukan secara intensif untuk mencegah munculnya kembali titik api, sementara pemantauan terus dilakukan di area yang telah terbakar.

Di tengah operasi pemadaman, aparat juga mulai bergerak pada aspek penegakan hukum. Polda Jambi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran untuk mengamankan area sekaligus mendukung penyelidikan.

Taufik menegaskan lokasi kebakaran kini berada dalam pengamanan aparat.

“Sudah kita pasang garis polisi di lokasi. Saat ini lokasi masih kita amankan untuk kepentingan penyelidikan," tandasnya.

Hingga kini, penyidik masih menelusuri siapa pemilik lahan seluas 50 hektare yang terbakar tersebut. Polisi belum memastikan apakah lahan itu berada di bawah kepemilikan perusahaan atau masyarakat.

Artinya, selain berpacu dengan waktu untuk menghentikan kobaran api, aparat juga tengah mengusut penyebab kebakaran serta pihak yang bertanggung jawab atas lahan tersebut.

Sejumlah pejabat turut memantau langsung penanganan karhutla, di antaranya Karo Ops Polda Jambi, Pasi Korem 042/Gapu, dan Kapolres Muaro Jambi.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Karhutla 50 Hektare Mengamuk di Muaro Jambi, 300 Personel dan 3 Helikopter Dikerahkan | Monitor Indonesia