BREAKINGNEWS

Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Ditemukan Tewas di Kos, Polisi Selidiki Penyebabnya

Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Ditemukan Tewas di Kos, Polisi Selidiki Penyebabnya
Jasad Wakil Kepala Stasiun Tulungagung, Karnadi. Saat dievakuasi petugas.

Tulungagung, MI— Wakil Kepala Stasiun Tulungagung, Karnadi (53), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kelurahan Jepun, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026).

Kematian pegawai PT KAI tersebut terungkap setelah Karnadi tidak menghadiri kegiatan pembinaan yang digelar PT KAI Daop 7 Madiun pada hari yang sama.

Rekan-rekan korban yang curiga kemudian mencoba menghubungi Karnadi melalui telepon. Namun, tidak ada respons. Salah seorang pegawai akhirnya mendatangi tempat kos korban untuk memastikan kondisinya.

Setibanya di lokasi, pegawai tersebut mendapati Karnadi sudah tergeletak di dalam kamar dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian.

Tim Inafis Polres Tulungagung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi terhadap jenazah. Setelah pemeriksaan awal, jasad korban dibawa ke RSUD Dr Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pamapta Polres Tulungagung Ipda Hendra Endy Purwanto membenarkan identitas korban sebagai pegawai PT KAI yang menjabat Wakil Kepala Stasiun Tulungagung.

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar, diperkirakan sudah meninggal lebih dari 3 jam. Jenazah korban juga dibawa ke RSUD Dr Iskak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Hendra.

Karnadi diketahui merupakan warga asal Madiun. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian serta mengungkap kondisi korban sebelum ditemukan meninggal.

Hingga kini belum ada keterangan yang memastikan adanya unsur pidana dalam kematian tersebut. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan langkah penyelidikan berikutnya.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Ditemukan Tewas di Kos, Polisi Selidiki Penyebabnya | Monitor Indonesia