Rokan Hilir, MI— Aksi koboi jalanan yang dilakukan seorang pecatan TNI Angkatan Udara berinisial AGK di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, berakhir di tangan polisi. AGK ditangkap setelah videonya viral karena menodongkan senjata kepada seorang pengendara mobil saat terjadi kemacetan di jalur lintas Riau-Sumatera Utara.
Polisi mengungkap senjata yang digunakan pelaku bukan senjata api asli, melainkan airsoft gun jenis Glock 22 yang kini telah diamankan sebagai barang bukti.
Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kris Tofel menjelaskan, insiden bermula saat AGK terlibat adu mulut dengan sopir berinisial M di tengah kemacetan panjang di kawasan Rantau Bais.
Menurut polisi, pelaku tersulut emosi setelah mendengar ucapan yang dianggap tidak pantas dari korban.
"AGK tidak bisa menahan emosinya karena sopir mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Setelah itu pelaku kembali ke mobil dan mengambil airsoft gun Glock 22 yang dimilikinya," ujar Kris.
Tak lama kemudian, AGK menodongkan senjata tersebut ke arah korban. Namun korban memilih menghindar dan melanjutkan perjalanan.
Aksi penodongan itu terekam jelas melalui telepon genggam korban dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pelaku tampak menggertak pengendara lain dengan mengacungkan senjata saat kemacetan terjadi.
Merespons viralnya video tersebut, jajaran Polres Rokan Hilir bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap AGK beserta senjata yang digunakannya.
Polisi memastikan proses hukum terhadap pelaku terus berjalan untuk mengusut dugaan tindak pidana yang dilakukan dalam peristiwa tersebut.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita airsoft gun Glock 22 yang digunakan saat aksi penodongan. Penyidik kini mendalami kepemilikan senjata tersebut serta motif lengkap di balik aksi intimidasi yang menghebohkan masyarakat itu.**

