BREAKINGNEWS

Bentrokan Berdarah di Karaoke Mamuju, Satu Tewas dan Anggota TNI Ditusuk

Bentrokan Berdarah di Karaoke Mamuju, Satu Tewas dan Anggota TNI Ditusuk
Bentrokan Berdarah di Karaoke Mamuju, Satu Tewas dan Anggota TNI Ditusuk

Mamuju, MI– Bentrokan berdarah pecah di area parkir King Karaoke, Jalan Diponegoro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (5/7/2026) dini hari.

Insiden yang melibatkan sekelompok orang tersebut menewaskan satu orang dan menyebabkan dua lainnya terluka, termasuk seorang anggota TNI yang mengalami luka tusuk.

Korban meninggal diketahui berinisial T (53), warga Kelurahan Binanga. Ia mengembuskan napas terakhir di RS Bhayangkara Mamuju setelah mengalami pendarahan hebat akibat luka sayat di tangan kiri serta luka tusuk di bagian kiri atas perut.

Sementara itu, korban luka adalah K (41), anggota Kodim 1418/Mamuju, yang mengalami dua luka tusuk di bagian punggung dan kini menjalani perawatan intensif di RS Mitra Manakarra. Korban lainnya, D (24), warga Kelurahan Karema, mengalami luka dan nyeri di bahu kiri.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi memperlihatkan sekelompok orang datang menggunakan sepeda motor sebelum terlibat adu mulut yang kemudian berubah menjadi bentrokan di area parkir tempat hiburan malam tersebut.

Hasil penyelidikan awal menyebutkan keributan diduga dipicu insiden penganiayaan yang lebih dulu terjadi di dalam tempat hiburan malam. Korban D mengaku sempat dipukul oleh seseorang saat berada di lokasi.

Mendengar kabar tersebut, keluarga korban mendatangi lokasi untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya. Namun situasi yang sudah memanas berujung bentrokan fisik. Dalam kericuhan itu, korban T ditemukan tergeletak bersimbah darah sebelum dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi, Tim Resmob bersama Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Mamuju bergerak cepat memburu pelaku.

Polisi kemudian menangkap seorang pemuda berinisial MAF (20), warga Kelurahan Karema, yang diduga menjadi pelaku penikaman. Dari tangan terduga pelaku, polisi turut mengamankan sebilah badik yang diduga digunakan saat penyerangan.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, MAF telah mengakui melakukan penikaman terhadap para korban saat menjalani pemeriksaan.

"Pelaku berhasil diidentifikasi berinisial MAF. Setelah diamankan dan diinterogasi, yang bersangkutan mengaku telah melakukan penikaman terhadap kedua korban menggunakan sebilah badik," ujar Herman.

Meski pelaku telah diamankan, penyidik masih mendalami motif utama bentrokan tersebut. Polisi juga terus memeriksa saksi-saksi serta melengkapi alat bukti guna mengungkap secara utuh kronologi dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam insiden berdarah tersebut.

"Kami masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian. Setelah seluruh pemeriksaan dan alat bukti lengkap, hasilnya akan kami sampaikan secara resmi kepada publik," kata Herman.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Bentrokan Berdarah di Karaoke Mamuju, Satu Tewas dan Anggota | Monitor Indonesia