Makassar, MI – Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di wilayah pesisir Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/7/2026) dini hari. Sedikitnya 80 rumah dan warung hangus dilalap si jago merah setelah api dengan cepat menjalar akibat kencangnya embusan angin.
Kebakaran bermula dari kawasan Jalan Sultan Abdullah 2. Bangunan yang saling berhimpitan, mayoritas berupa rumah panggung berbahan mudah terbakar, membuat api sulit dikendalikan dan dalam waktu singkat meluas ke dua rukun tetangga (RT).
Warga yang terbangun karena kobaran api langsung berhamburan keluar rumah. Sebagian berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sementara lainnya menyelamatkan anggota keluarga dan barang-barang berharga sebelum api melahap seluruh bangunan.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mengerahkan 30 unit armada dan sekitar 80 personel untuk mengendalikan kebakaran. Setelah berjibaku selama lebih dari tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.
Ketua RW setempat, Farida, mengatakan jumlah bangunan yang terbakar masih bersifat sementara.
"Sekitar 80-an rumah yang terbakar, ada di dua RT, itu data sementara. Yang terbakar kebanyakan rumah panggung, ada juga kios-kios, warung-warung. Yang terbakar ini rumah-rumah yang ada di pinggir laut," ujar Farida.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, petugas masih melakukan pendataan terhadap kemungkinan adanya korban luka serta menghitung total kerugian material yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
"Korban jiwa tidak ada, kalau korban luka belum diketahui, karena masih ada sedikit nyala api," tambahnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Aparat bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga tersebut.**
