BREAKINGNEWS

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Maluku Utara, Getaran Terasa hingga Manado

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Maluku Utara, Getaran Terasa hingga Manado
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Maluku Utara, Getaran Terasa hingga Manado

Manado, MI – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Pulau Doi, Maluku Utara, pada Kamis (6/8/2026) dini hari.

Guncangan dirasakan hingga Kota Manado dan sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 00.50.18 Wita dengan episentrum berada sekitar 62 kilometer barat daya Pulau Doi, Maluku Utara.

Pusat gempa berada di koordinat 1,90 Lintang Utara dan 127,37 Bujur Timur pada kedalaman 110 kilometer, sehingga dikategorikan sebagai gempa menengah yang getarannya dapat dirasakan di wilayah yang cukup luas.

Meski pusat gempa berada di Maluku Utara, getaran dilaporkan turut dirasakan masyarakat di Kota Manado serta sejumlah daerah di Sulawesi Utara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.

BMKG menegaskan gempa yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, namun tidak perlu panik. BMKG mengingatkan agar seluruh informasi mengenai aktivitas kegempaan hanya mengacu pada kanal resmi lembaga tersebut untuk menghindari penyebaran hoaks.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa wilayah Indonesia berada di kawasan cincin api (Ring of Fire) yang memiliki aktivitas seismik tinggi. Karena itu, kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi tetap menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko apabila terjadi bencana.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Maluku Utara, Getaran Terasa hingga Manado | Monitor Indonesia