BREAKINGNEWS

Preman Penendang Wanita Hamil dan Penodong Air Gun di Deli Serdang Dibekuk Polisi

Preman Penendang Wanita Hamil dan Penodong Air Gun di Deli Serdang Dibekuk Polisi
Kedua pelaku, Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37),

Deli Serdang, MI Aksi brutal dua preman yang menendang wanita hamil dan menodongkan senjata jenis air gun di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, akhirnya berujung penangkapan. Kedua pelaku, Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37), kini diamankan di Polrestabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus ini memicu kemarahan publik setelah aksi kekerasan terhadap pasangan suami istri tersebut viral dan dinilai sangat brutal, terlebih korban merupakan seorang wanita hamil.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, insiden bermula saat korban bersama suaminya menghentikan sepeda motor di depan terowongan rel kereta api karena situasi di lokasi sedang mencekam akibat tawuran.

Namun, kedua pelaku diduga memaksa korban untuk tetap melintas dengan alasan kendaraan yang berhenti menyebabkan kemacetan. Ketika korban memilih bertahan demi keselamatan, emosi para pelaku memuncak.

Julpikar diduga menendang bagian perut korban yang tengah hamil setelah melihat korban mengeluarkan telepon genggam. Pelaku mengaku khawatir aksi tawuran di sekitar lokasi direkam dan disebarluaskan.

Tak hanya itu, Julpikar juga mengambil senjata jenis air gun dari sebuah bengkel di sekitar lokasi lalu menodongkannya ke arah korban untuk mengintimidasi agar segera meninggalkan tempat kejadian.

Sementara itu, Zul Yarham Lubis diduga melampiaskan kekerasan kepada suami korban dengan melayangkan pukulan berulang kali ke bagian wajah.

Aksi pemukulan itu dilakukan untuk memaksa pasangan tersebut segera menggerakkan sepeda motornya dari area terowongan.

Saat ditangkap, kedua pelaku tampak diborgol dan langsung digiring ke Polrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan para pelaku berdalih melakukan tindakan itu karena khawatir situasi tawuran di sekitar rel semakin memanas.

Meski demikian, polisi menegaskan tindakan kekerasan terhadap warga sipil, apalagi terhadap wanita hamil, tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya aksi premanisme dan kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat di wilayah Deli Serdang dan Medan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Aksi brutal dua preman yang menendang wanita hamil dan menod | Monitor Indonesia