BREAKINGNEWS

Ahmad Doli Turun Tangan! Desak Polisi Tuntaskan Kasus Pencabulan Anak di Tanjungbalai

Ahmad Doli Turun Tangan! Desak Polisi Tuntaskan Kasus Pencabulan Anak di Tanjungbalai
Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung turun langsung menemui korban berinisial ARM yang tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Dr. Tengku Mansyur.

Tanjungbalai, MI – Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak di Kota Tanjungbalai terus menjadi sorotan. Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung turun langsung menemui korban berinisial ARM yang tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Dr. Tengku Mansyur, Sabtu (25/7/2026), sekaligus mendesak aparat penegak hukum mengusut perkara tersebut hingga tuntas.

Dalam kunjungan yang turut didampingi Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, Ahmad Doli menegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang tidak boleh ditoleransi karena meninggalkan dampak fisik maupun psikologis jangka panjang bagi korban.

"Ini bukan hanya persoalan satu daerah, tetapi menjadi ancaman bagi masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara serius," tegas Ahmad Doli.

Ia meminta proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan objektif hingga persidangan, sehingga keadilan benar-benar berpihak kepada korban. Doli juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan setiap dugaan kekerasan terhadap anak agar korban dapat segera memperoleh perlindungan dan pendampingan.

Sementara itu, Satreskrim Polres Tanjungbalai telah meningkatkan status perkara dengan menetapkan seorang pria berinisial D sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai IPTU Benjamin Silaban menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sedikitnya dua alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, D disebut belum mengakui perbuatan yang disangkakan kepadanya. Namun, penyidik memastikan proses penyidikan tetap berlanjut dan tersangka kini menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan.

Benjamin juga menjelaskan bahwa seorang perempuan berinisial AIK, yang sebelumnya ikut diperiksa, hingga kini masih berstatus sebagai saksi dan penyidik masih terus mendalami keterangannya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama instansi terkait memastikan korban tidak hanya mendapatkan penanganan medis, tetapi juga pendampingan psikologis dan bantuan hukum selama proses hukum berlangsung.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Ahmad Doli Turun Tangan! Desak Polisi Tuntaskan Kasus Pencabulan Anak di Tanjungbalai | Monitor Indonesia