BREAKINGNEWS

Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan Dalam Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan Dalam Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
Mayat ilustrasi

Medan, MI – Polrestabes Medan mengungkap hasil penyelidikan awal terkait kematian seorang perempuan berinisial L, mantan istri anggota polisi, yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (2/8/2026). Berdasarkan serangkaian penyelidikan, polisi menyatakan dugaan bunuh diri menggunakan senjata api semakin menguat.

Kesimpulan sementara tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa dua saksi, melakukan autopsi, serta pemeriksaan laboratorium forensik.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, dua saksi yang diperiksa adalah mantan suami korban berinisial IH dan anak korban berusia 9 tahun yang berada di lokasi sebelum insiden terjadi.

Menurut Calvijn, sesaat sebelum kejadian, IH keluar dari kamar dan ketika kembali mendapati korban sudah tidak berada di dalam ruangan. Ia kemudian menemukan tas berisi senjata api dalam keadaan terbuka dan mencari korban ke kamar mandi.

"Bersama anak korban mereka sempat mengetuk pintu kamar mandi dan membujuk korban agar keluar. Korban sempat mengucapkan, 'Maafkan saya.' Tidak lama kemudian terdengar satu kali suara letusan dari dalam kamar mandi," ujar Calvijn.

Tim Inafis yang melakukan olah TKP menemukan korban mengalami luka tembak di bagian kepala serta senjata api di lokasi kejadian. Hasil autopsi juga menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan lain selain luka akibat tembakan.

Pemeriksaan laboratorium forensik menemukan residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Sementara itu, hasil uji swab terhadap tangan IH tidak menemukan adanya residu tembakan.

"Dokter forensik menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya luka tembak di bagian kepala," kata Calvijn.

Meski demikian, polisi menegaskan penyelidikan belum dihentikan. Penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan pribadi maupun keluarga.

"Beberapa persoalan internal pribadi dan keluarga masih kami dalami sebagai bagian dari proses penyelidikan," ujar Calvijn.

Seusai ditemukan meninggal dunia, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi. Polisi menegaskan seluruh hasil penyelidikan masih akan dikembangkan sebelum menetapkan kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian korban.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan Dalam Kematian Mantan Istri Polisi di Medan | Monitor Indonesia