Oknum Guru DKI Penyebar Hoaks Akan Disanksi

  • Whatsapp
Oknum Guru DKI Penyebar Hoaks Akan Disanksi

Monitorindonesia.com – Kepala Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja menegaskan pihaknya tengah memproses sanksi yang akan dikenakan kepada oknum guru SDN di Jakarta Selatan atas sikapnya meneruskan pesan berantai yang ternyata hoaks.

Saat ini, menurut Radja, oknum guru itu telah mendapatkan pembinaan dan mengaku tidak berniat menghina presiden.

“Untuk sanksinya lagi diproses, yang jelas pembinaan itu pasti, akan dipanggil dinas terkait. Jadi, tidak ada niat menghina prisiden atau siapapan juga,” kata Rajda, di Jakarta Selasa (25/5/2021).

Radja menerangkan, oknum guru itu sengaja membagikan unggahan dengan menambahkan kalimat yang merupakan dugaan pemikirannya. Namun unggahan itu, masih kata Radja, bukan buatannya sendiri melainkan orang lain.

“Itu bukan tulisan dia, tetapi dia hanya ngeshare saja, kan banyak berita-berita soal Simon Peres itu. Dia tambahin lagi, jangan-jangan Indonesia seperti itu. Intinya, dia melakukan itu tidak benar dan mengakui itu tindakan tidak tepat,” beber Radja.

Sebelumnya, anggota DPRD Fraksi PDIP Ima Mahdiah meminta Kepala Dinas Pendidikan memecat oknum guru yang diduga bersikap tidak terpuji dengan menyebarkan pesan berantai bohong di grup WhatsApp.

Permintaan ini berawal saat Ima menemukan utasan di Twitter terkait unggahan pesan berantai yang disebarkan oknum guru SD tersebut.

“Ini juga harus ada efek jera, biar tidak menimbulkan hoax-hoax lainnya. Apalagi dia tenaga pendidik SDN. Kalau disebarkan hoax terus kan makin enggak benar saja kita punya generasi bangsa,” ujarnya.

Dalam gambar yang beredar di Twitter tertulis pesan bernada tudingan. “Sertifikat izin masuk dari pemerintah Palestina tahun 1935 untuk Simon Perez sebagai cleaning service puluhan tahun kemudian ia menjadi PM Israhell dan mendzolimi serta membantai bangsa Palestina mirip dengan China masuk ke Indonesia unskill labor bertahun-tahun tinggal di Indonesia tahu-tahu jadi presiden,” tulis oknum guru tersebut. (Zat)

Pos terkait