BREAKINGNEWS

Tottenham vs Arsenal, Dukungan Spurs untuk Bukayo Saka

Tottenham vs Arsenal, Dukungan Spurs untuk Bukayo Saka
Tottenham vs Arsenal, Dukungan Spurs untuk Bukayo Saka
Monitorindonesia.com - Derby London utara Tottenham vs Arsenal di laga pramusim berakhir dengan pertandingan persahabatan untuk Bukayo Saka. Penggemar Tottenham berdiri dalam solidaritas saat pemain depan Arsenal Bukayo Saka memasuki lapangan hijau untuk pertandingan pertamanya sejak Euro 2020. Saka menggantikan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai pemain pengganti pada menit ke-63 dan menerima tepuk tangan meriah dari pendukung Spurs. Sebuah spanduk yang dipasang di Stadion Tottenham Hotspur denga tulisan "London Utara berdiri bersama Bukayo Saka dan semua pemain melawan rasisme dan diskriminasi." https://twitter.com/SpursOfficial/status/1424378798896816132?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1424378798896816132%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_c10&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.skysports.com%2Ffootball%2Fnews%2F11661%2F12376666%2Fbukayo-saka-applauded-on-arsenal-return-by-tottenham-fans-nuno-hopes-to-speak-to-harry-kane-on-monday   Saka yang  baru saja kembali dari istirahat panjang setelah Euro 2020, menanggapi dengan baik para penggemar Tottenham dengan memberi tepuk tangan kepada mereka. Spurs memenangkan pertandingan persahabatan pra-musim 1-0 setelah gol telat dari Heung-Min Son, meskipun Saka yang berusia 19 tahun memang memiliki peluang untuk meraih hasil imbang lima menit dari waktu yang tersisa, hanya saja berhasil digagalkan oleh kiper baru Spurs Pierluigi Gollini . Namun, derby Tottenham vs Arsenal itu berakhir dengan pertandingan persahabatan yang sangat mengharukan untuk Saka. Seperti diketahu, Bukayo Saka menjadi korban rasis setelah gagal mengeksekusi penalti untuk timnas Inggris di final Piala Eropa 2020. Saat itu, Inggris bermain 1-1 dengan Italia hingga babak tambahan waktu dan dilanjutkan ke adu penalti, Inggris harus menelan kekalahan dengan skor 2-3 dari Italia. Bukayo Saka yang berusia 19 tahun menjadi ekskutor penalti kelima Inggris dalam laga tersebut. Namun, sangat disayangkan, tendangan yang dilepaskan Bukayo Saka ditepis kiper Italia, Gianluigi Donnarumma. Hal inilah yang menyebabkan Inggris kalah di final Piala Eropa 2020. #tottenham vs arsenal Setelah insiden itu, pemain muda Arsenal ini tak kuasa menahan tangisnya atas kegagalan penaltinya. Rekan setimnya berusaha menghibur Saka untuk tidak menyesali yang telah dilakukannya. Sementara itu, sang pelatih, Gareth Southgate, dianggap orang yang bertanggung jawab atas kegagalan penalti itu. Namun, berbeda dengan rekan setim dan pelatih, Saka justru dihujani kritikan dan komentar rasisme dari para fans di akun media sosialnya. Hal inilah yang membuat banyak pihak geram. #tottenham vs arsenal

Topik:

mbahdot

Penulis

Video Terbaru