Mercedes, BMW, Audi Mundur, Formula E Tak Lagi Menarik

Monitorindonesia.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai balap mobil listrik Formula E sudah tidak menarik lagi. Sebab, perusahaan otomotif terkemuka di dunia Mercedes Benz, BMW dan Audi telah mundur dari ajang Formula E.
“Dengan keluarnya tiga perusahaan raksasa otomotif ini sulit mendapatkan keuntungan dari penyelenggaraan Formula E. Terlalu berisiko tidak balik modal, bahkan bisa rugi besar,” kata Anggota DPRD dari fraksi PSI Anggara Wicitra, Rabu (1/9/2021).
Menurutnya, klaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa penyelenggaraan Formula E Jakarta berpotensi untung Rp 1,2 triliun untuk daerah, harus dikaji ulang dengan kondisi pandemi. Demikian pula absennya tiga nama besar di dunia otomotif balap mobil.
Dengan mundurnya Mercedes Benz, menurutnya, Formula E sudah tidak lagi memberikan keuntungan dari segi transfer teknologi maupun dari segi pemasaran. "Jelas ini membuat pamor Formula E semakin anjlok dan akhirnya resiko kerugian penyelenggaraan semakin tinggi,” ujarnya.
Anggara menilai Jakarta sepatutnya mengikuti langkah tiga negara yang batal menyelenggarakan Formula E pada 2021 akibat pandemi Covid-19. Negara itu seperti yakni China, Prancis, dan Korea Selatan.
Anggara mengingatkan Anies untuk ngotot menggelar Formula E yang menghabiskan anggaran daerah hingga triliunan rupiah. DKI harus berkaca dari Formula E Montreal tahun 2017 yang mengalami kerugian.
"Itulah sebab kenapa interpelasi ke Anies kita lakukan. Interpelasi adalah hak demokrasi kami untuk memastikan uang rakyat tidak dihambur-hamburkan,” tandas Angara.[Zat]
Topik:
