Jose Mourinho Rayakan Laga ke-1.000 Dengan Kemenangan

Monitorindonesia.com - Jose Mourinho hari ini menorehkan tinta emas dikala dia mencapai seribu pertandingan resmi sebagai pelatih dan merayakannya dengan kemenangan melawan Sassuolo (2-1) yang memberi AS Roma puncak klasemen Serie A dengan 9 poin.
Mou, pada usia 58, merayakan gol kemenangan dengan selebrasi dan menunjukkan bahwa dia masih begitu fit. Kegembiraannya dibenarkan karena Sassuolo, ujian paling berat sejak ia mengambil alih Roma, meraih kemenangan kelimanya dalam lima pertandingan resmi, termasuk dua di Liga Konferensi melawan Trabzonspor.
Setelah mengalahkan Fiorentina (3-1) dan Salernitana (0-4), ini merupakan kemenangan terberat yang diraih Roma sejak awal Serie A. Pertandingan berlangsung sangat ketat di babak pertama dan merupakan play by strategy yang memungkinkan Roma untuk membuka skor.
Sassuolo mulai mendominasi permainan namun mereka menunjukkan masalah dalam membangun serangan, sehingga mereka kehilangan banyak bola. Pada akhirnya AS Roma berhasil mengamankan tiga poin setalah menang dengan skor akhir 2-1.
#Jose Mourinho
Jose Mourinho mengambil alih di Estadio da Luz pada September 2000 dan hanya bertahan tiga bulan. Tapi bukan karena hasil yang buruk. Bahkan, dia pergi dengan reputasi yang meningkat. Masa jabatannya yang singkat, dan akhir yang meledak-ledak, menabur benih untuk apa yang akan datang.
Benfica dilanda krisis saat itu. Sudah enam tahun sejak gelar terakhir mereka dan keuangan mereka dalam keadaan buruk. Joao Vale e Azevedo, presiden klub, telah memecat Jupp Heynckes dan membutuhkan pelatih untuk menghidupkan kembali tim tanpa investasi. Dia memilih Mourinho yang berusia 37 tahun.
Pelatih asal Portugal itu telah menghabiskan empat musim sebelumnya sebagai asisten Sir Bobby Robson dan kemudian Louis van Gaal di Barcelona, tetapi meninggalkan klub di musim panas itu dengan niat untuk membangun cerita sendiri.
Mourinho akhirnya menandatangani kontrak enam bulan yang akan diperpanjang selama dua tahun jika Vale e Azevedo memenangkan pemilihan presiden mendatang. Sayangnya, dia tidak melakukannya, membuka jalan bagi keluarnya Mourinho. Tapi banyak yang terjadi di antaranya.
Hal tersebutpun membawanya menuju klub-klub besar eropa lainnya yang dia mulai dengan kesuksesan besar bersama FC Porto, berlanjut ke Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspurs dan kini dia melatih AS Roma.
#Jose Mourinho
Topik:
