Tottenham Pecat Nuno Espirito Santo

Monitorindonesia.com - Tottenham telah memutuskan untuk memecat pelatih Nuno Espirito Santo setelah hanya menjalani 17 pertandingan di bersama Tottenham Hotspurs.
Hal inipun menjadi rekor dalam sepakbola Inggris, dimana dia dipecat dengan hanya menjalani sepuluh pertandingan di liga. Sebelumnya rekor tersebut dipegang oleh Jaques Santini (sebelas laga) dan Tim Sherwood (dua belas laga).
Pemecatan ini berubungan dengan buruknya penampilan Tottenham dalam empat pertandingan terakhir yang mereka jalani dimana hasilnya adalah tiga kekalahan dan satu kemenangan.
Hal inipun sangat berpengaruh dalam kepercayaan diri para pemain, puncaknya adalah kekalahan Sabtu lalu saat ditekuk Manchester United dengan skor 0-3.
Pelatih asal Portugal itu meninggalkan Tottenham di posisi kedelapan di Premier League. Antonio Conte dan Paulo Fonseca menjadi dua favorit utama untuk menggantikannya, meski menurut Fabrizio Romano atau Pedulla sudah ada kesepakatan penuh dengan Conte, yang akan segera diumumkan sebagai pelatih baru.
Dan menurut Sky Italia mereka memastikan bahwa Conte sudah berada di London hari ini untuk menandatangani proses tersebut dan ada pembicaraan tentang kontrak hingga tahun 2023. Sergio Conceicao dari Portugal juga masuk sebagai salah satu kandidat lainnya.
Kekalahan terakhir di kandang melawan Manchester United (0-3) menjadi momok utama tindakan pemecatan ini. Setelah pertandingan, gelandang Hojbjerg menyampaikan kritiknya: "Permainan seperti ini tidak dapat diterima, bermain di kandang seharusnya penuh dengan tekad, dan lebih baik tidak banyak bicara", merujuk pada taktik yang digunakan oleh timnya. Dan dia bukan satu-satunya yang tidak puas dengan level timnya.
Ndombele, Winks dan Dele Alli adalah beberapa pemain yang mendapat menit bermain sedikit dibawah Nuno Espirito. Dan juga sebagian besar skuad tidak percaya pada metode Nuno untuk mengarahkan krisis hasil ini yang membuat Tottenham di posisi ke-8, lima poin dari batas zona Liga Champions.
#Nuno Espirito Santo #Tottenham Hotspurs
Topik:
