Kontingen Taiwan Tak Hadiri Upacara Pembukaan Olimpiade Musim Dingin

Monitorindonesia.com - Tim kecil Taiwan untuk Olimpiade Musim Dingin bulan depan di Beijing tidak hadir dalam upacara pembukaan atau penutupan Olimpiade itu, kata pemerintah Taiwan seperti dikutip Reuters, Sabtu (29/1/2022). Alasannya karena penerbangan yang tertunda, aturan anti-Covid-19 yang keras, dan penundaan keberangkatan.
Taiwan khawatir Beijing "menurunkan" status Taiwan dengan menempatkan atlet-atletnya di samping atlet-atlet Hong Kong pada upacara pembukaan nanti, kata seorang pejabat senior Taiwan kepada Reuters pekan ini.
Taiwan yang subtropis dan tidak memiliki tradisi olahraga musim dingin serta tidak pernah memenangi medali Olimpiade musim dingin itu mengirimkan empat atlet ke Beijing yang sama dengan jumlah atlet yang dikirimkan ke Olimpiade Musim Dingin 2018.
Pemerintah telah memutuskan para atletnya tidak akan menghadiri upacara pembukaan dan penutupan.
Badan Olahraga Taiwan mengatakan kontingen beranggotakan 15 orang termasuk pelatih itu akan hadir dari berbagai belahan dunia, termasuk Amerika Serikat dan Swiss.
“Menurut kebijakan pencegahan dan masuknya pandemi acara tersebut, penerbangan telah disesuaikan dan ditunda, dan tidak semua dapat tiba di Beijing pada upacara pembukaan pada 4 Februari,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Atlet perlu mengatasi jet lag mereka dan membiasakan diri dengan venue, tambah administrasi.
"Demi melindungi atlet, dan berdasarkan aturan pencegahan dan pengendalian pandemi standar tinggi yang telah diadopsi guna mencegah risiko infeksi, delegasi kami tidak akan berpartisipasi dalam upacara pembukaan," kata badan olahraga Taiwan itu.
Mengingat mereka tim kecil maka Taiwan tidak akan berlama-lama di Beijing dengan akan secepatnya pulang begitu acara selesai yang artinya pada hari upacara penutupan sebagian besar anggota kontingen sudah kembali ke negerinya.
Olimpiade Beijing terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketegangan antara China dan Taiwan, termasuk aktivitas militer China di dekat pulau itu.
Taiwan selalu berpartisipasi dalam sebagian besar acara olahraga termasuk Olimpiade dalam nama "China Taipei" atas desakan Beijing karena China menganggapnya sebagai bagian dari "satu China".
Sumber: Antara
Topik:
