Chelsea 2-1 Palmeiras, The Blues Juara Piala Dunia Antarklub

Monitorindonesia.com - Final Piala Dunia Antaklub antara Chelsea dan Palmeiras berlanjut hingga perpanjangan waktu, namun penalti Kai Havertz pada menit ke-117 membawa The Blues mampu mengangkat trofi tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka dengan skor akhir 2-1.
We've won it all. 🔵 pic.twitter.com/rE5k5yV6RM
— Chelsea FC (@ChelseaFC) February 12, 2022
Romelu Lukaku memberi Chelsea keunggulan 10 menit memasuki babak kedua waktu normal, tetapi sembilan menit kemudian Palmeiras mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Raphael Veiga, menyusul handball Thiago Silva.
Kemudian butuh waktu hingga menit ke-117 atau menit ke-27 waktu tambahan untuk gol berikutnya karena handball oleh Luan membuat Havertz mencatatkan namanya di daftar pencetak gol, seperti yang dilakukannya di final Liga Champions musim lalu.
Pertandingan tersebut jauh dari kata yang mudah bagi The Blues melawan juara Copa Libertadores, karena The Blues begitu kesulitan untuk membobol pertahanan Palmeiras.
Buktinya ditunjukkan dengan hanya satu dari tiga gol yang tercipta dalam permainan normal, saat umpan silang Callum Hudson-Odoi yang luar biasa disundul melewati Weverton oleh Lukaku pada menit ke-55.
Gol Palmeiras datang melalui Raphael Veiga dari titik penalti setelah Thiago Silva mengangkat tangannya ke arah bola sambil melompat untuk melakukan sundulan.
Itu adalah keputusan yang mudah bagi wasit, dan Veiga tidak membuat kesalahan saat dia mengirim Edouard Mendy kearah yang salah saat mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan di menit ke-64.
Sisa waktu normal membuat Palmeiras berusaha untuk bertahan, dan itu adalah strategi yang sama di waktu tambahan juga, sampai Luan melakukan handball.
Havertz kemudian menjadi pahlawan The Blues, saat ia memikul tanggung jawab dan mencetak gol dari titik penalti untuk memastikan bahwa nama Chelsea ada di trofi Piala Dunia Antarklub.
Akhirnya, pemilik Chelsea Roman Abramovich kini telah memenangkan setiap trofi yang yang mereka ikut mainkan.
Topik:
