BREAKINGNEWS

Real Madrid vs PSG, Ajang Pertaruhan Dua Tim Besar

Real Madrid vs PSG, Ajang Pertaruhan Dua Tim Besar
Real Madrid vs PSG, Ajang Pertaruhan Dua Tim Besar
Monitorindonesia.com - Real Madrid akan menyambut Paris Saint-Germain di Estadio Santiago Bernabeu pada Kamis (10/3) dini hari WIB, dan arti penting dari bentrokan ini jauh melampaui apa yang terjadi di lapangan. Los Blancos, raja Eropa, bermain untuk mempertahankan status itu melawan klub yang bermimpi untuk menantang status mereka tersebut. Ajang klub bergengsi Eropa tersebut menjadi identik dengan Real Madrid ketika mereka merebut trofi untuk pertama kalinya di Parc des Princes pada tahun 1956. Sekarang, klub asal Paris tersebut akan melancarkan serangan terhadap klub-klub elit yang telah mendominasi sepakbola Eropa selama beberapa dekade. Dengan taipan asal Qatar yang mendukung upaya mereka, PSG telah menghabiskan beberapa tahun mencoba mengangkat trofi yang telah dimenangkan Real Madrid sebanyak 13 kali, tetapi belum juga berhasil. Hubungan yang dulu sangat baik antara Real Madrid dan PSG telah memburuk dengan cepat, sampai-sampai hampir tidak ada sekarang. Upaya Real Madrid untuk mengontrak Kylian Mbappe sebelum kontraknya berakhir adalah pukulan terakhir dalam putusnya hubungan antara kedua klub tersebut. Konflik atas Liga Super juga menempatkan kedua klub dalam konfrontasi langsung satu sama lain, dan Florentino Perez telah mengkritik model manajemen di PSG. "Ada banyak klub yang terhubung dengan negara bagian dan mereka tidak menjual pemain," katanya. "Saatnya akan tiba ketika 30 klub terbaik di Eropa akan menjadi milik negara. Ini bukan prinsip masyarakat Eropa." Ini adalah konteks pertandingan dini hari nanti, yang berada di ujung tanduk setelah tim Paris unggul tipis 1-0 dari leg pertama. Sementara PSG memiliki skuat yang hampir fit untuk bermain, Carlo Ancelotti tidak akan diperkuat dua pemain kuncinya yaitu Casemiro dan Ferland Mendy yang diskors. Sementara itu, satu pertanyaan besar seputar susunan pemain Ancelotti adalah apakah Toni Kroos cukup fit untuk menjadi starter, yang dibicarakan pelatih Italia itu dalam konferensi pers pra-pertandingannya. “Jika (Kroos) 95 persen fit, dia tidak akan bermain,” kata Ancelotti. Gelandang Jerman itu menghadapi tes kebugaran yang terlambat dan, jika dia tidak menjadi starter, Eduardo Camavinga akan menjadi pengganti alaminya. Ini adalah salah satu faktor kunci pada malam di mana Real Madrid, raja Eropa, berusaha untuk menekan PSG.

Topik:

Surya Feri

Penulis

Video Terbaru

Real Madrid vs PSG, Ajang Pertaruhan Dua Tim Besar | Monitor Indonesia