BREAKINGNEWS

Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan setelah Pembicaraan Damai Kyiv

Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan setelah Pembicaraan Damai Kyiv
Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan setelah Pembicaraan Damai Kyiv
Jakarta, MI - Pemilik Chelsea Roman Abramovich menderita gejala yang diduga keracunan menyusul pembicaraan damai di Kyiv awal bulan ini. Pengusaha Rusia, yang merupakan bagian dari negosiasi, dilaporkan telah mengalami gejala seperti mata merah, robek terus-menerus dan menyakitkan, dan kulit mengelupas. Seperti dilansir Wall Street Journal, setidaknya ada dua anggota senior delegasi Ukraina yang menderita gejala yang sama. Menurut berbagai laporan, kesehatan Roman Abramovich dan kedua negosiator tidak dalam bahaya dan kondisi mereka telah membaik dalam beberapa hari terakhir. Siapa yang melakukan serangan itu? Media AS melaporkan bahwa serangan itu dipersalahkan pada kelompok yang terdiri dari anggota sayap paling radikal Kremlin dalam upaya mereka untuk menyabot negosiasi perdamaian di Ukraina. Menurut outlet media Bellingcat, pengusaha Rusia lainnya dan anggota parlemen Ukraina Rustem Umerov juga telah mengambil bagian dalam pembicaraan damai tersebut. Apa peran Abramovich dalam negosiasi tersebut? Perannya masih belum jelas meskipun The Times telah melaporkan pergerakannya pada hari Senin. Taipan Rusia tersebut dilaporkan meninggalkan Istanbul pada hari Rabu untuk pertemuan di Moskow dengan Vladimir Putin, yang kepadanya dia menyerahkan catatan tulisan tangan dari Presiden Ukraina Zelensky yang menguraikan persyaratan yang Ukraina akan pertimbangkan untuk mengakhiri perang.

Topik:

Surya Feri

Penulis

Video Terbaru

Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan setelah Pembicaraan Damai Kyiv | Monitor Indonesia