Jakarta, MI— Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menghadapi tantangan berat jelang Moto3 Hungaria 2026. Selain harus memulai balapan dari posisi kesembilan, rider Honda Team Asia itu juga dijatuhi hukuman long lap penalty (LLP) akibat insiden saat sesi kualifikasi di Sirkuit Balaton Park.
Sanksi diberikan setelah Veda dinilai memperlambat laju motor dan mengganggu pebalap CODE Motorsports, Ruche Moodley, di tikungan kelima saat sesi Q2 berlangsung. Karena menjadi pelanggaran pertamanya musim ini, FIM MotoGP Steward Panel menjatuhkan hukuman LLP yang wajib dijalani dalam balapan Moto3 Hungaria.
Meski mendapat hukuman, Veda tetap menunjukkan performa kompetitif sepanjang akhir pekan. Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 46,845 detik dan mengamankan posisi start kesembilan.
Hasil tersebut menjadi kali kelima Veda menembus 10 besar kualifikasi dari delapan seri Moto3 musim 2026.
Balaton Park sendiri merupakan sirkuit baru bagi Veda. Namun, pembalap bernomor 9 itu mengaku cukup nyaman dan percaya diri menghadapi balapan.
"Pagi tadi saya mengalami kecelakaan di awal FP2 sehingga tidak bisa menyelesaikan simulasi balapan yang kami rencanakan. Untungnya saya baik-baik saja dan siap kembali bertarung di kualifikasi," ujar Veda.
Veda mengungkapkan dirinya merasa sangat nyaman dengan setelan motor saat sesi Q2, terutama saat memasuki area pengereman yang menjadi salah satu kekuatannya sepanjang akhir pekan.
Namun, lap terbaik yang sempat dibukukannya harus dibatalkan akibat adanya bendera kuning di lintasan. Padahal, selisih waktu dengan para pebalap di barisan depan sangat tipis.
"Start dari posisi kesembilan masih merupakan hasil yang cukup baik dan membuat kami tetap dekat dengan grup depan," katanya.
Meski harus menjalani long lap penalty yang berpotensi membuatnya kehilangan posisi di awal balapan, Veda menegaskan tidak akan menyerah.
"Memang sangat disayangkan mendapat long lap penalty, tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk merebut kembali posisi dan memperjuangkan hasil terbaik yang bisa kami raih," tegasnya.
Selain Veda, hukuman serupa juga dijatuhkan kepada Matteo Bertelle dari LEVEL UP-MTA dan Eddie O'Shea dari GRYD Racing.
Dengan kepercayaan diri yang tetap terjaga dan performa yang terus meningkat sepanjang musim, Veda masih berpeluang memberikan kejutan dan bersaing di barisan depan Moto3 Hungaria 2026.**

