Jakarta, MI— Pebalap Jorge Martin dijatuhi sanksi berat setelah dinyatakan sebagai penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan lima pebalap pada lap pertama MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Steward MotoGP memutuskan Martin harus menjalani hukuman double long lap penalty pada balapan berikutnya.
Insiden terjadi sesaat setelah start ketika Martin kehilangan kendali saat melakukan pengereman menjelang Tikungan 1. Motor yang dikendarainya kemudian menghantam rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, yang saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026.
Benturan tersebut memicu tabrakan beruntun yang turut menyeret Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez.
Martin yang memulai balapan dari posisi kedelapan gagal melanjutkan lomba setelah insiden tersebut. Bezzecchi juga terpaksa mengakhiri balapan lebih awal sehingga kehilangan peluang menambah poin penting dalam perebutan gelar juara dunia.
Meski kecelakaan terlihat mengerikan, kedua pebalap Aprilia itu dilaporkan tidak mengalami cedera serius. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada patah tulang yang diderita Martin maupun Bezzecchi.
Namun, keduanya tetap harus pulang tanpa membawa poin dari seri Hungaria.
Setelah melakukan investigasi, steward MotoGP menyimpulkan Martin bertanggung jawab atas terciptanya situasi berbahaya yang menyebabkan kecelakaan massal pada lap pembuka.
Atas dasar itu, juara dunia MotoGP 2024 tersebut dijatuhi hukuman double long lap penalty yang wajib dijalankan pada seri berikutnya.
Sanksi ini bukan kali pertama diterima Martin. Musim lalu, pebalap asal Spanyol itu juga pernah mendapat hukuman serupa setelah terlibat insiden di Tikungan 1 MotoGP Motegi.
Dalam regulasi MotoGP, insiden yang terjadi pada lap pertama mendapatkan perhatian khusus karena berisiko melibatkan banyak pebalap sekaligus. Karena itu, pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan massal biasanya berujung pada hukuman yang lebih berat.**

