Manchester, MI– Manchester City bergerak cepat mencari pengganti Pep Guardiola. Juara Premier League itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk merekrut Enzo Maresca sebagai manajer baru dengan nilai kompensasi mencapai 17 juta poundsterling atau sekitar Rp 400 miliar.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu transaksi pelatih termahal dalam sejarah sepak bola Inggris. Maresca disebut akan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dan segera terbang ke Manchester untuk menyelesaikan proses penunjukan resminya.
Kedatangan pelatih asal Italia itu menandai dimulainya era baru di Etihad Stadium setelah berakhirnya satu dekade kepemimpinan Pep Guardiola. Selama 10 tahun menangani City, Guardiola sukses mempersembahkan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Maresca bukan sosok asing bagi Manchester City. Ia pernah menangani Elite Development Squad pada 2020 hingga 2021 sebelum kembali sebagai asisten Guardiola pada periode 2022-2023. Pengalamannya di lingkungan City menjadi salah satu alasan utama manajemen menjatuhkan pilihan kepadanya.
Nama Maresca juga melambung setelah membawa Chelsea meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025. Meski akhirnya meninggalkan Stamford Bridge pada awal 2026 akibat perbedaan pandangan dengan direksi klub terkait kebijakan transfer dan penanganan cedera pemain, reputasinya tetap berada di level tertinggi.
Saat hengkang, Chelsea masih bersaing di papan atas Premier League sebelum akhirnya mengalami penurunan performa pada paruh kedua musim. Situasi tersebut semakin mengukuhkan penilaian bahwa Maresca memiliki kapasitas untuk menangani klub besar dengan tekanan tinggi.
Bagi Manchester City, penunjukan Maresca bukan sekadar mencari pengganti Guardiola. Klub diyakini ingin mempertahankan filosofi permainan yang telah dibangun selama bertahun-tahun dengan menunjuk sosok yang memahami DNA sepak bola City secara mendalam.
Jika tidak ada hambatan, pengumuman resmi penunjukan Enzo Maresca diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Tugas besar langsung menantinya: mempertahankan dominasi Manchester City di Inggris sekaligus melanjutkan warisan emas yang ditinggalkan Pep Guardiola.**
