Jakarta, MI– Harapan Timnas Indonesia tampil di cabang sepak bola Asian Games 2026 resmi pupus. PSSI memastikan skuad Garuda tidak akan ambil bagian dalam pesta olahraga terbesar Asia tersebut setelah gagal memenuhi syarat baru yang ditetapkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Komite Olimpiade Asia (OCA).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan tidak ada perubahan terhadap regulasi yang telah disepakati AFC dan OCA. Dengan demikian, Indonesia harus menerima kenyataan absen dari cabang sepak bola Asian Games 2026.
"Aturan Asian Games dari OCA dan AFC sudah diputuskan seperti itu. Karena aturan, maka tidak ada perubahan," kata Erick Thohir di Jakarta.
Aturan baru tersebut membatasi peserta sepak bola Asian Games hanya untuk negara-negara yang berhasil lolos ke putaran final AFC U-23 Asian Cup 2026. Kebijakan ini menjadi perubahan besar dibanding edisi-edisi sebelumnya yang memungkinkan seluruh negara peserta Asian Games mengirim tim sepak bola.
Indonesia gagal mengamankan tiket setelah tersingkir di babak kualifikasi Piala Asia U-23. Bermain sebagai tuan rumah Grup J, Garuda Muda hanya mampu meraih empat poin dari tiga pertandingan. Indonesia ditahan imbang Laos tanpa gol, menang telak 5-0 atas Makau, lalu kalah 0-1 dari Korea Selatan.
Hasil tersebut membuat Indonesia finis sebagai runner-up grup di bawah Korea Selatan yang menyapu bersih tiga kemenangan. Posisi Indonesia juga kalah bersaing dalam perebutan tiket runner-up terbaik yang menjadi jalur terakhir menuju putaran final.
Kegagalan lolos ke Piala Asia U-23 otomatis menutup jalan Indonesia menuju Asian Games 2026. Padahal sebelumnya PSSI sempat melakukan berbagai upaya agar Indonesia tetap bisa tampil melalui jalur diplomasi olahraga, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Absennya Indonesia menjadi catatan tersendiri karena sepak bola Merah Putih sebelumnya selalu hadir dalam beberapa edisi terakhir Asian Games. Keputusan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persaingan di level usia muda Asia semakin ketat dan menuntut peningkatan kualitas pembinaan secara menyeluruh.**
