Jakarta, MI - Timnas Portugal memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam pertandingan penuh drama yang berlangsung hingga penghujung laga, Jumat (3/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan Selecao tak hanya mengantarkan mereka ke fase gugur, tetapi juga menjadi panggung bagi Cristiano Ronaldo untuk kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia.
Penyerang berusia 41 tahun itu mencetak gol penyeimbang lewat eksekusi penalti dan resmi menjadi pencetak gol tertua di fase gugur Piala Dunia.
Laga diawali dengan suasana emosional bagi Portugal. Tepat satu tahun sebelumnya, mantan penyerang mereka, Diogo Jota, bersama sang adik André Silva meninggal dunia akibat kecelakaan mobil.
Seluruh pemain Portugal mengenang momen tersebut sebelum pertandingan dimulai.
Di atas lapangan, Portugal langsung mengambil inisiatif serangan. Bruno Fernandes nyaris membuka keunggulan di awal laga, disusul peluang emas Cristiano Ronaldo dan Renato Veiga.
Namun, kokohnya pertahanan Kroasia serta penampilan gemilang Dominik Livakovic membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Kroasia tampil lebih agresif. Hasilnya, Ivan Perisic sukses membawa timnya unggul pada menit ke-49 setelah menyelesaikan umpan tarik Josip Stanisic.
Tak lama berselang, Igor Matanovic sebenarnya sempat menggandakan keunggulan Kroasia, tetapi gol tersebut dianulir VAR karena offside.
Tertinggal satu gol membuat Portugal meningkatkan tekanan. Rafael Leao hampir menyamakan kedudukan lewat tembakan keras yang membentur mistar gawang.
Ronaldo juga sempat mencetak gol, namun kembali dianulir karena posisi offside dalam proses serangan.
Usaha Portugal akhirnya membuahkan hasil ketika Renato Veiga dijatuhkan Nikola Vlasic di kotak penalti.
Wasit Espen Eskas awalnya membiarkan permainan berlanjut, tetapi setelah mendapat rekomendasi VAR, ia meninjau tayangan ulang dan menunjuk titik putih.
Ronaldo yang maju sebagai algojo menuntaskan tugasnya dengan tenang. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus mengukir sejarah baru.
Kapten Portugal itu kini tercatat sebagai pencetak gol tertua di babak gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun 147 hari.
Ketika pertandingan diperkirakan berlanjut ke babak tambahan, Portugal justru mencuri kemenangan pada menit keempat injury time.
Rafael Leao menusuk dari sisi kiri sebelum mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Goncalo Ramos. Bola meluncur mulus ke gawang Kroasia dan mengubah skor menjadi 2-1.
Kroasia sempat kembali membobol gawang Portugal melalui Josko Gvardiol pada menit-menit akhir.
Namun, setelah ditinjau VAR, gol tersebut kembali dianulir karena Mario Pasalic berada dalam posisi offside saat proses serangan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan.
Portugal pun melaju ke babak 16 besar dengan penuh perjuangan dan akan menghadapi Spanyol dalam laga panas untuk memperebutkan tiket ke perempat final.
