Jakarta, MI – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyiapkan 13 atlet terbaik untuk memperkuat kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Tim ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan atletik Indonesia setelah gagal menyumbang medali pada Asian Games Hangzhou 2022.
Manajer Tim Nasional Atletik Indonesia, Mustara Musa, mengatakan persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia itu terus berjalan meski sempat mengalami penyesuaian program pemusatan latihan nasional (pelatnas).
"Persiapan kami untuk Asian Games sejak awal tidak pernah berhenti. Program terus berjalan sebagai bagian dari target menghadapi Aichi-Nagoya," ujar Mustara, Jumat (7/8/2026).
Sebanyak 13 atlet yang dipersiapkan terdiri atas enam atlet putri dan tujuh atlet putra yang akan tampil di berbagai nomor, mulai dari sprint, lari jarak menengah dan jauh, jalan cepat, lompat, hingga lempar lembing.
Mayoritas atlet menjalani pemusatan latihan di Pangalengan, Jawa Barat. Sementara peraih emas Asian Games 2014, Maria Natalia Londa, menjalani latihan secara terpisah di Bali.
PB PASI juga melibatkan tujuh pelatih serta empat tenaga pendukung guna memaksimalkan persiapan atlet menjelang kompetisi.
Tim Indonesia dihuni sejumlah atlet berpengalaman yang pernah meraih prestasi di level Asia. Maria Natalia Londa masih menjadi andalan setelah pernah mempersembahkan emas lompat jauh pada Asian Games Incheon 2014. Emilia Nova juga pernah meraih medali perak nomor 100 meter gawang di Asian Games Jakarta-Palembang 2018, sedangkan Lalu Muhammad Zohri merupakan bagian dari tim estafet 4x100 meter putra peraih perak sekaligus pemegang rekor nasional.
Optimisme PB PASI juga diperkuat hasil gemilang pada SEA Games Thailand 2025. Cabang atletik sukses menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan raihan sembilan emas, lima perak, dan enam perunggu. Seluruh atlet yang dipanggil ke Asian Games kali ini minimal membawa pulang satu medali dari ajang tersebut.
Selain pengalaman, sejumlah atlet datang dengan performa terbaik. Diva Renatta Jayadi kini memegang rekor nasional lompat galah putri 4,35 meter, Dina Aulia mencatat rekor nasional 100 meter gawang dengan waktu 13,11 detik, sementara Robi Syianturi mempertajam rekor nasional maraton menjadi 2 jam 12 menit 20 detik pada Copenhagen Marathon 2026.
Dengan kombinasi atlet senior, pemegang rekor nasional, serta peraih medali SEA Games, PB PASI berharap atletik Indonesia mampu kembali bersaing dan mengakhiri puasa medali di Asian Games 2026.
Daftar 13 Atlet Atletik Indonesia untuk Asian Games 2026
Maria Natalia Londa (lompat jauh, lompat jangkit)
Diva Renatta Jayadi (lompat galah)
Emilia Nova (sapta lomba, 100 meter gawang)
Dina Aulia (100 meter gawang)
Violine Intan Puspita (jalan cepat)
Odekta Elvina Naibaho (maraton, 10.000 meter)
Lalu Muhammad Zohri (100 meter)
Robi Syianturi (maraton, 10.000 meter)
Abdul Hafiz (lempar lembing)
Silfanus Ndiken (lempar lembing)
Hendro (jalan cepat)
Pandu Sukarya (3.000 meter halang rintang)
Wahyudi Putra (800 meter, 1.500 meter)**
