BREAKINGNEWS

UFC 330: Islam Makhachev Tantang Ian Garry, Duel Gulat atau KO Jadi Pertaruhan

UFC 330: Islam Makhachev Tantang Ian Garry, Duel Gulat atau KO Jadi Pertaruhan
Islam Makhachev

Jakarta, MI– Pertarungan panas akan tersaji di UFC 330 ketika juara kelas welter Islam Makhachev berhadapan dengan penantang peringkat dua, Ian Garry. Duel yang digelar di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2026), diprediksi menjadi pertarungan adu strategi antara kekuatan gulat dan kemampuan striking.

Makhachev akan menjalani pertahanan pertama sabuk juara kelas welter setelah merebut gelar dari Jack Della Maddalena. Kemenangan tersebut menjadi salah satu pertarungan penting dalam perjalanan kariernya di kelas baru.

Namun, Makhachev mengakui dirinya belum puas dengan penampilan saat menghadapi Della Maddalena. Ia mengaku lebih memilih bermain aman demi memastikan kemenangan dan merebut sabuk juara.

"Saya tidak puas dengan pertarungan menghadapi Jack. Saya hanya mau menguncinya demi menangkan gelar," kata Makhachev dalam wawancara dengan MMA Junkie.

Kali ini, Makhachev mengisyaratkan pendekatan berbeda. Ia bahkan membuka peluang mengakhiri pertarungan lebih cepat melalui pukulan.

"Nanti hadapi Ian, saya mungkin akan menuntaskannya dengan KO," ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Garry. Petarung asal Irlandia itu dikenal memiliki kemampuan striking yang berbahaya dan telah mengoleksi tujuh kemenangan melalui pertarungan atas dari total 17 kemenangan di MMA.

Garry juga tidak gentar menghadapi kekuatan utama Makhachev. Ia bahkan menyatakan siap meladeni sang juara dalam pertarungan gulat.

"Saya akan hadapi Islam dengan cara apapun. Saya berani bergulat dengannya, saya punya teknik bertahan yang bagus," tegas Garry.

Statistik kedua petarung membuat duel ini semakin sulit diprediksi.

Makhachev telah mengoleksi 28 kemenangan dalam karier MMA, dengan 13 di antaranya diraih melalui gulat dan lima lewat TKO. Sementara Garry lebih banyak mengandalkan kemampuan striking dan pertarungan jarak jauh.

Menariknya, keduanya sama-sama memiliki catatan kuat dalam pertarungan gulat. Makhachev belum pernah kalah ketika duel berlanjut ke pertarungan gulat. Garry juga belum pernah tumbang dalam situasi serupa.

Momentum lima pertarungan terakhir pun memperlihatkan perbedaan karakter. Lima kemenangan terakhir Garry seluruhnya diraih melalui keputusan juri. Sementara Makhachev meraih dua kemenangan melalui keputusan, dua submission, dan satu kemenangan KO.

Situasi itu membuat UFC 330 bukan sekadar perebutan sabuk juara. Pertarungan ini juga menjadi ujian apakah Makhachev akan kembali mengandalkan senjata andalannya berupa gulat dan kontrol di atas kanvas, atau benar-benar memenuhi ancamannya untuk mengakhiri duel melalui KO.

Di sisi lain, Garry memiliki kesempatan membuktikan bahwa striking dan pertahanan gulatnya cukup untuk membongkar permainan sang juara.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

UFC 330: Islam Makhachev Tantang Ian Garry, Duel Gulat atau KO Jadi Pertaruhan | Monitor Indonesia