PAN Tolak Rencana Pembelian Alpalhankam

  • Whatsapp
PAN Tolak Rencana Pembelian Alpalhankam
Anggota DPR RI Komisi I F-PAN, Farah Puteri Nahlia [Foto-pan.or.id]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Partai Amanah Nasional (PAN) menolak rencana pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dalam pemenuhan kebutuhan alat pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) TNI 2020-2024. Anggaran tersebut membutuhkan biaya sekitar lebih dari Rp 1,7 kuadriliun. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi I F-PAN, Farah Puteri Nahlia.

Farah menilai rencanan Kemenhan belum terencana dengan matang dan terkesan terburu-buru dengan kondisi Indonesia yang masih dilanda pandemi covid-19.

Bacaan Lainnya

“Maka dengan ini, Fraksi PAN menolak rencana Kemenhan berhutang sebesar Rp. 1,7 Kuadrilliun untuk pembelian alutsista dengan tiga pertimbangan. Pertama, pembelian Alpalhankam dengan anggaran sebesar itu dinilai tergesa-gesa dan belum terencana secara matang. Kedua, saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid 19. Upaya penanganan menjadi prioritas utama pemerintah agar ekonomi kembali pulih. Dan ketiga, anggaran tersebut beresiko membuat hutang Indonesia bertambah besar.” kata Farah Puteri Nahlia dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (4/6/2021).

Anggota Komisi I tersebut menilai upaya dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat lebih urgen dan mendesak dilakukan, tanpa mengurangi visi strategis penguatan pertahanan militer.

Seperti diketahui, rencana pemerintah terkait pengadaan alutsista dengan anggaran Rp 1,7 kuadriliun tersebut tertuang dalam Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020 – 2024. (AAS)

Pos terkait