Pangkolinlamil Gelar Ngopi Bareng Unsur Forkopimda & Maritim Jakarta Utara

  • Whatsapp
Pangkolinlamil Gelar Ngopi Bareng Unsur Forkopimda & Maritim Jakarta Utara
Kegiatan ngopi bareng Kolinlamil) menggelar acara Ngopi Bareng bersama dengan Unsur Forkopimda dan Unsur Maritim wilayah Jakarta Utara, Rabu (3/3/2021) di geladak KRI Banda Aceh 593 [istimewa]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menggelar acara Ngopi Bareng bersama dengan Unsur Forkopimda dan Unsur Maritim wilayah Jakarta Utara, Rabu (3/3/2021).

Acara yang digagas Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP, M.Tr Opsla ini digelar atas geladak KRI Banda Aceh 593 yang sandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara,

Bacaan Lainnya

Acara ngopi bareng tersebut dihadiri Danlantamal III Jakarta, Walikota Jakarta Utara, Kepala Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Kepala Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Dansat Angkutan Perairan TNI AD Tanjung Priok, Dandim 0502 Jakarta Utara, Ditpolair Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, PT. Pelindo II Cabang Tanjung Priok, Kepala Cabang PT. Pelni Tanjung Priok, dan Kepala Integrated Terminal Manager Jakarta PT. Pertamina.

Panglima Kolinlamil dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan ini sengaja diadakan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan koordinasi lintas sektoral dalam rangka mencapai tujuan bersama antara unsur Forkopimda Jakarta Utara dan unsur Maritim wilayah Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan ini dikemas dengan konsep minum kopi, untuk berbagi informasi, berdiskusi dan mencari solusi bersama atas permasalahan yang dihadapi.

“Dengan acara minum kopi ini diharapkan dapat terus terpelihara dan mempererat silaturahmi, menjaga hubungan dialogis, komunikasi dan saling tukar informasi antara instansi terkait yang ada wilayah Jakarta dan Jakarta Utara khususnya,” ujar Irvansyah.

Sebagai pembina angkutan laut nasional, Kolinlamil berkepentingan untuk menerima masukan dan saran dari Forkopimda Jakarta Utara dan unsur maritim wilayah Jakarta dalam melaksanakan tugas pokoknya.

“Sesuai Perpres Nomor 66 Tahun 2019 yang salah satunya Kolinlamil selain sebagai pembina tunggal angkutan laut militer TNI, juga sebagai pembina potensi angkutan laut nasional untuk kepentingan pertahanan negara” jelas Panglima Kolinlamil.

Dalam usaha menciptakan Angkutan Laut Nasional yang memiliki kesiapsiagaan sebagai kekuatan pengganda maka dibutuhkan kesamaan persepsi antara Kolinlamil dan komponen Angkutan Laut Nasional untuk ikut dapat terlibat secara aktif dan langsung dalam usaha-usaha Pertahanan Negara.

Pembinaan potensi Angkutan Laut Nasional dalam sistem Pertahanan Negara adalah pembinaan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya personel Angkutan Laut Nasional yang disinergikan dengan kemampuan dan kekuatan Kolinlamil dalam mendukung tugas Angkutan Laut Militer pada kondisi Operasi Militer Perang (OMP) dan kondisi Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Sejarah mencatat diawal berdirinya Kolinlamil, telah mengoperasikan puluhan kapal sipil (Pelni dan perusahan pelayaran swasta) guna kepentingan militer maupun pemerintah seperti dalam operasi Trikora maupun operasi lainnya seperti percepatan pembangunan wilayah. Sehingga sinergitas unsur maritim saat ini sangat diperlukan dalam rangka menghadapi dinamika perkembangan situasi kedepannya.

Potensi Angkutan Laut Nasional terdiri dari armada kapal pemerintah, armada kapal swasta dan kapal pelayaran rakyat beserta personel pengawaknya serta sarana dan prasarana yang meliputi; gedung, dermaga, fasilitas bongkar muat serta armada kapal.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim yang ikut hadir dalam acara tersebut mengatakan dirinya mendukung kegiatan bersama antar stakeholder terkait di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Jalinan silaturahim yang erat ini diharapkan dapat dijadikan sebagai wahana dan sarana untuk terus memelihara hubungan dan komunikasi yang baik dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, baik dalam kegiatan yang bersifat formal maupun seremonial sesama instansi dan stakeholder yg ada di wilayah Jakarta Utara khususnya”, ujar Ali Maulana Hakim.

Pos terkait