Paus Fransiskus Minta Bentrokan di Jerusalem Timur Dihentikan

  • Whatsapp
Paus Fransiskus Minta Bentrokan di Jerusalem Timur Dihentikan
Pemimpin Gereja Katolik Roma dan Takhta Suci Vatikan, Paus Fransiskus. (Foto: AFP/Andreas Solaro]

Vatican, Monitorindonesia.com – Paus Fransiskus meminta diakhirinya kekerasan di Yerusalem Timur yang dicaplok. Bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel di masjid Al-Aqsa telah menyebabkan ratusan orang Palestina terluka.

“Saya berdoa agar ini bisa menjadi tempat pertemuan dan bukan bentrokan dengan kekerasan, tempat doa dan kedamaian,” kata Paus seperti dilaporkan AFP,Minggu (9/5/2021).

Setelah menyampaikan doa Regina Caeli dari jendela yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, Paus mengaku dirinya mengikuti dengan perhatian khusus peristiwa yang terjadi di Yerusalem.

“Saya mengajak semua orang untuk mencari resolusi bersama sehingga identitas multi-agama dan multi-budaya kota suci bisa dihormati dan agar persaudaraan bisa menang. Kekerasan hanya menghasilkan kekerasan. Mari kita hentikan bentrokan ini,” imbaunya.

Ketegangan memuncak pada hari Minggu di Yerusalem Timur setelah ratusan warga Palestina terluka dalam bentrokan akhir pekan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan Israel. Situasi ini memicu kekhawatiran global bahwa kerusuhan dapat menyebar lebih jauh.

Kekerasan di sekitar kompleks masjid Al-Aqsa yang dihormati di Yerusalem dan Kota Tua, sebagian besar pada malam hari, adalah yang terburuk sejak 2017. Kekerasan didorong upaya selama bertahun-tahun oleh pemukim Yahudi untuk mengambil alih rumah-rumah Palestina di Yerusalem timur.

Paus Fransiskus juga berdoa untuk para korban serangan bom pada hari Sabtu di sekolah di Kabul. Dia menggambarkan serangan sebagai tindakan tidak manusiawi yang membunuh banyak siswa saat mereka meninggalkan sekolah.

“Mari kita berdoa untuk mereka semua dan untuk keluarga mereka, dan semoga Tuhan memberikan perdamaian ke Afganistan,” katanya.[Yohana RJ]

Sumber ; AFP

#Paus Fransiskus

Pos terkait