PBB Menggalang Dana untuk Bantuan Covid-19 Nepal

  • Whatsapp
PBB Menggalang Dana untuk Bantuan Covid-19 Nepal

Nepal, Monitorindonesia.com – PBB menggalang dana hampir USD84 juta untuk bantuan 750.000 warga Nepal yang menderita Covid-19.

Dalam banyak hal, lonjakan kasus di Nepal bahkan lebih buruk daripada dampak Covid-19 yang dialami oleh negara tetangganya India.

Bacaan Lainnya

PBB mengatakan bahwa Nepal mengalami jumlah kasus harian hampir sama dengan kaus per kapita di India, tetapi dengan sistem kesehatan yang lebih lemah dan tidak bisa mengatasi krisis, Jumat (20/05/2021).

WHO mengatakan bahwa Nepal mencatat jumlah kasus Covid-19 hampir 500,000 dan lebih dari 6,000 kematian. Kantor PBB untuk koordinasi urusan kemanusiaan mengatakan jumlah kasus meningkat dengan cepat. Dikatakan kasus meningkat 150 per hari awal April lebih dari 8,000 kasus per hari sejak 5 Mei.

Juru bicara OCHA Jens Laerke mengatakan semua sektor masyarakat Nepal mencapai titik peningkatan tertinggi. “Jutaan ornag berjuang dengan dampak kesehatan langsung pandemi tetapi juga kelaparan, kekurangan gizi, kerugian ekonomi dan kebutuhan kesehatan yang harus diperhayikan,” Laerke mengatakan. ” lonjakan kali ini kaum paling miskin dan marginal di Nepal yang paling durugikan.”

OCHA mengatakan peningkatan kasus secara dramatis telah memacu jumlah kebutuhan medis yang tak terduga termasuk oksigen, obat-obatan, ventilator, kotak P3K dan vaksin. Ini memperingatkan bahwa kehidupan banyak orang terancam karena Covid-19 karena Nepal kekurangan pasokan kebutuhan untuk menyelamatkan mereka.

Laerke mengatakan respon positif dari PBB atas bantuan USD 83.7 juta merupakan menjadi respon penting untuk menghindari hal ini.

“Bantuan rencana untuk tindakan cepat dan solidaritas internasional bahwa mereka sangat membutuhkan untuk menyelamatkan hidup dan menghindari kerugian yang tak seharusnya terjafi pada saat ini dan dalam beberapa minggu ke depan,” dia mengatakan “kita tidak punya banyak waktu.”

Respon Plan PBB bertujuan untuk kedua konsekuensi kesehatan dan kemanusiaan dari Covid-19 membantu ratusan ribu warga Nepal yang sangat membutuhkan bantuan kekurangan kesehatan, makanan, pendidikan, nutrisi, tempag tinggal, pengawasan, air dan sanitas. [Yohana RJ]

Sumber : VOA

Pos terkait