PDIP Ngaku Miris Dengar Tawuran : APBD DKI Ada Tapi Masih Terus Terjadi

  • Whatsapp
PDIP Ngaku Miris Dengar Tawuran : APBD DKI Ada Tapi Masih Terus Terjadi

Monitorindonesia.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku miris dengan kejadian tawuran yang masih sering terjadi di Ibukota. Menurut dia semua SKPD harus memikirkan cara untuk menyelesaikan permasalahan sosial tersebut.

“Saya Dapilnya di Jakarta Selatan, dengar tawuran di Manggarai. Saya miris dengarnya. Dari saya masih jadi dewan kota sampai anggota dewan. Masalah tawuran ngga selesai-selesai,” kata Gembong dalam rapat bersama antara Komisi A bersama satuan perangkat kerja daerah (SKPD) di DPRD DKI, Senin, (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Mirisnya lagi, Gembong melanjutkan, Pemerintah DKI menganggarkan dalam APBD untuk menangani semua permasalahan di Jakarta. Namun persoalan tawuran yang belum selesai, membuat alokasi anggaran menjadi sia-sia. “Permasalahan Tawuran itu penting. Percuma ada anggaran untuk dialokasi dalam menyelesaikan seluruh persoalan tapi masalah itu tidak rampung juga. Anggaran besar tapi tidak bisa selesaika, miris kalau itu bisa terjadi,” ucapnya.

Gembong meminta agar semua SKPD bahu membahu bekerja dalam menangani tawuran. Menurut dia, satu SKPD saja belum cukup untuk menangani masalah itu. “Seperti Satpol PP misalnya Pak Arifin kan sudah tahu soal tawuran di Manggarai, Pak Taufan (Kesbangpol) sudah dengar juga. Tapi sampai saat ini bisa ngga selesaikan masalah tawuran itu. Tidak bisa kan. Makanya menurut saya, bapak-bapak atau semua SKPD harus bahu membahu bersama guna mencari solusi agar tidak ada lagi tawuran di Jakarta,” ungkap dia.

Di tempat yang sama, Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri mengajak DPRD DKI untuk berkolaborasi untuk membuat suatu program yang bertujuan agar suatu wilayah yang sering terlibat tawuran memiliki kesibukan.

“Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi sehingga nanti suatu kampung bia disibukkan terus menerus. Karena lagi tenang, tiba-tiba mendadak menjadi tawuran. Itu harus kita pikirkan bersama,” tukas Taufan. (Zat)

Pos terkait