Pegawai KPK Tak Berhak Menunda Pelantikan Jadi ASN

  • Whatsapp
Pegawai KPK Tak Berhak Menunda Pelantikan Jadi ASN

Monitorindonesia.com – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah Memenuhi Syarat (MS) atau lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) harus menunjukkan sikap dan perilaku taat pimpinan. Jika pimpinan KPK sudah menetapkan pelantikan pegawai KPK menjadi ASN, besok, Selasa, 1 Juni 2021, harus ditaati, tidak boleh meminta ditunda hanya karena alasan solidaritas kepada yang tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak lolos TWK.

Menurut Komunikolog Indonesia Emrus Sihombing, KPK bukan lembaga politik yang sifatnya bertukar kepentingan. Karena itu, kata dia, pegawai KPK wajib taat pada keputusan pimpinan yang sudah dibuat secara kolektif kolegial oleh lima komisioner.

Bacaan Lainnya

“Jika ada pegawai yang sudah MS tidak mengikuti pelantikan karena lebih memilih solider kepada teman yang TMS, itu artinya mereka tidak akan jadi ASN. Karena itu, lebih pas berada di luar KPK membentuk organisasi mantan pegawai KPK. Walaupun demikian, saya masih menduga bahwa akan lebih banyak atau bahkan semua pegawai MS mengikuti pelantikan,” kata Emrus, Senin (31/5/2021).

Menurutnya, pegawai MS tidak punya hak menunda atau mempercepat  pelantikan. Pegawai hanya patuh pada arahan, petunjuk, perintah pimpinan dan taat UU serta aturan.

“Jika tidak, jauh lebih baik mengundurkan diri saja dari KPK,” katanya.

Halaman selanjutnya→

Pos terkait