Pejabat DKI Ramai-Ramai Mundur, Ada Apa dengan Anies?

  • Whatsapp
Pejabat DKI Ramai-Ramai Mundur, Ada Apa dengan Anies?

Monitorindonesia.com – Komisi A DPRD DKI akan menggelar rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada pekan depan, Senin (23/5/2021). Rapat tersebut salah satunya untuk menanyakan perihal mundurnya Kepala BPAD Pujiono.

“Kita belum tahu alasannya, makanya kita tanyakan itu nanti pada rapat Senin mendatang. Kita juga ingin tahu alasan sebenarnya kenapa bisa mengundurkan diri,” kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiono saat dikonfirmasi awak media, Rabu (19/5/2021).

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Rasyidi mengatakan sebagai mitra kerja, Komisi C sempat menanyakan kepada Kepala BPAD Pujiono terkait alasan mundur dari jabatannya tersebut.

“Saya sudah tanyakan langsung kepada Pak Pujiono alasannya kenapa mundur dari jabatannya. Tapi sampai sekarang belum ada jawabannya. Nanti kita akan konfirmasi lagi soal kejelasan alasan dibalik mundurnya beliau,” ujar Politisi PDIP tersebut.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Maria Qibtya hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. Maria belum merespon pesan yang dikirim redaksi melalui WhatsApp .

Dari informasi yang dihimpun Rabu (19/5/2021), menyebutkan, Pujiono mengundurkan diri pada Selasa (18/5/2021). Surat pengunduran dirinya telah dikirimkan kepada Gubernur Anies Baswedan. Pujiono tercatat diangkat menjadi kepala BPAD DKI sejak 25 Februari 2019.

Pujiono sendiri membenarkan telah mengundurkan diri. Soal alasan mundur dari jabatannya, Pujiono hanya menjawab singkat. “Penyegaran,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya sejumlah anak buah Anies juga diketahui mundur dari jabatannya, diantaranya, Kepala BP BUMD Faisal Syafruddin dan Kepala Dinas Sosial Irmansyah. Pejaba Pemprov DKI terakhir yang mengundurkan diri adalah Mohammad Tsani Annafari.
Tsani mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada 2 Maret 2021. (Zat)

Pos terkait