Pelaku Pembunuhan Nenek di Serdang Bedagai Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Pelaku Pembunuhan Nenek di Serdang Bedagai Diringkus Polisi

Sergai, Monitorindonesia.com – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita janda tua Masturi br Sianipar(65) Warga Dusun I Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Meninggalnya korban diketahui warga pada Rabu (19/05/2021) pekan lalu mayat menimbulkan bau menyengat keluar dari dalam rumah korban. Warga pun langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian sektor Firdaus Resor Serdang Bedagai untuk melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang berkaitan dengan kematian ibu Masturi br Sianipar, yakni Afrizal Sipayung alias Rizal (36) warga Dusun V Desa Pon Kecamatan Sei Bamban dan pelaku penadah hasil curian Tohir (40) warga Sukajadi Kecamatan Perbaungan.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang yang didampingi Kapolsek Firdaus AKP Daut Senin (24/05/2021) mengatakan, korban sebenarnya sudah saling kenal dengan Rizal pelaku utama. Saat itu pelaku datang kerumah korban dengan dalih hendak meminjam sepeda motor tetapi si nenek menolak untuk meminjamkan sepeda motor miliknya.

Tersangka takut sang korban teriak ketika mengambil paksa sepeda motor korban sehingga Rizal pun memukul korban secara sadis dengan palu. Pelaku memukul korban dengan palu dikepala sebanyak tiga kali, di tengkuk leher sebanyak 2 kali dan di perut sebanyak 1 kali.

“Sehingga kepala korban pecah, luka di leher dan memar di perut yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres.

Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti atas kasus tersebut. Barang bukti yang diambil pelaku setelah melakukan penganiayaan yakni, sebuah sepeda motor jenis Honda Vario 125 cc,  satu buah tas korban yang berisi uang Rp 150.000, palu, sehelai kain yang di gunakan korban untuk membungkus palu yang sudah berlumuran darah, dan uang hasil penjualan sepeda motor sejumlah Rp 2.200.000.

Pelaku pembunuhan dijerat dengan pasal 365 dengan ancaman hukuman 15 (Lima Belas) tahun penjara dan maksimal seumur hidup. Sementara Tohir (penadah) di jerat dengan pasal 480 KUHP dengan hukuman penjara 7 (tujuh) tahun penjara.

Pelaku  ditangkap di Sidikalang (Dairi) pada Jumat lalu. Pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas ke kaki pelaku.

“Untuk sementara, motif dari kejadian ini adalah pencurian dengan kekerasan.Kita masih melakukan pendalaman berkaitan dengan kasus ini,” ujar Kapolres.[Martua Silaban]

Pos terkait