Pemprov DKI Dicap Lamban Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasar Tanah Abang

  • Whatsapp
Syarif: Perda Tata Ruang Harus Sinkron Dengan Aturan Pusat

Monitorindonesia.com – Lonjakan pengunjung Pasar Tanah Abang yang luar biasa menjadi sorotan lantaran terjadi di masa Pandemi Covid-19. Antusias masyarakat cukup tinggi mengingat hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah sudah semakin dekat.

Terkait hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Syarif menuding Pemprov DKI lambat mensosialisasikan ke masyarakat dalam hal Pembatasan jumlah pengunjung di Pasar Tanah Abang sejak jauh hari.

Bacaan Lainnya

“Semestinya dua atau tiga bulan lalu sudah diingatkan untuk mengantisipasi kerumunan di Pasar Tanah Abang. Kalau sekarang sulit dicegah,” kata Syarif saat dihubungi, Minggu (2/5/2021)

Syarif juga mengkritik Pasar Jaya dan pengelola Pasar Tanah Abang yang tidak merencanakan pengawasan dengan matang.

“Harusnya sebelum membludak di-briefing dulu. Dari pihak manajemen Pasar, security internal dan eksternal, Satpol PP, Polisi, Satgas Covid setempatnya,” kata Sekretaris Komisi D bidang pembangunan itu.

Seperti diketahui sebelumnya Pemprov DKI Jakarta kewalahan atas lonjakan pengunjung Pasar Tanah Abang. Di lokasi pusat perbelanjaan yang diklaim terbesar se-asia tenggara itu, masyarakat yang berbelanja jumlahnya melebihi kapasitas atau sebanyak 200 persen. (Zat)

Pos terkait