Pemprov DKI Didesak Segera Terapkan Program ERP

  • Whatsapp
PNS DKI "Ogah" Jadi Pejabat, Gubernur Anies Diminta Intropeksi Diri
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.[ist]

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI diminta untuk memikirkan program maju untuk membuat pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum. Hal itu ditujukan untuk mengurangi kemacetan di Ibukota.

Menurut Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyarankan, sudah saatnya program ERP (electronic road pricing) diterapkan di Jakarta. Sebab program itu dinilai bisa memberikan efek perubahan perilaku masyarakat khususnya pengguna kendaran pribadi.

Bacaan Lainnya

Lambat laun, mereka akan beralih menggunakan transportasi umum yang sudah semakin canggih dan nyaman seperti MRT dan busway. “Kalau ERP mau masuk ke tengah kota silahkan saja. Yang penting kan bayar sehingga orang lama-lama mau beralih ke tranportasi umum,” kata Prasetyo, Selasa (27/4/2021).

Politisi PDIP tersebut menilai selain kebijakan ganjil genap, saata ini kebijakan Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elekronik sudah cukup baik. Sebab setiap pelanggaran pengguna kendaraan bisa diketahui.

“Kan sudah bagus nih, itu harus ada ERP nya lagi. Sudah enggak bisa nolak, enggak ada alasan ERP enggak ada. Harus ada ERP. Tapi kalau enggak mulai dari sekarang, mulai kapan,” pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta kembali melanjutkan proyek jalan berbayar atau ERP di Ibu Kota setelah menang melawan Bali Towerindo Sentra terkait lelang Pembangunan Sistem Jalan Berbayar Elektronik (ERP) tahun 2019 di peradilan tingkat kasasi. Setelah itu, Pemprov DKI Jakarta pun langsung menyempurnakan dokumen pendukung sistem ERP. (Zat)

Pos terkait